Malaysia sampaikan duka cita atas meninggalnya Syekh Ali Jaber

Malaysia sampaikan duka cita atas meninggalnya Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber (ketiga dari kiri) beberapa waktu lalu saat berkunjung ke KBRI Kuala Lumpur. ANTARA Foto/HO-KBRI KL/aa.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Pemerintah Malaysia menyampaikan duka cita atas meninggalnya pendakwah ternama asal Indonesia Syekh Ali Jaber di Rumah Sakit Yarsi Jakarta, Kamis (14/1).

"Takziah diucapkan kepada keluarga Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber, ilmuwan dan pendakwah terkenal Indonesia yang telah pergi meninggalkan kita hari ini," ujar Menteri Urusan Agama di Kantor Perdana Menteri Malaysia Dr. Zulkifli Mohamad Al-Bakri melalui akun Twitter-nya di Putrajaya, Kamis.

Senator Malaysia tersebut mengatakan dirinya secara pribadi tidak mengenal Syekh Ali Jaber tetapi berdasarkan pengakuan orang banyak dia adalah pendakwah yang saleh.

"Saya tidak mengenali beliau secara peribadi, namun berdasarkan pengakuan banyak pihak kepada beliau juga rangkaian kajian ilmunya di media sosial, saya anggap beliau sebagai seorang ilmuwan dan pendakwah yang saleh. Kepergian beliau adalah kehilangan yang besar bagi dunia nusantara," katanya.

Ucapan senada disampaikan staf KBRI Kuala Lumpur yang juga pengurus rohani Islam, Sofyan Iskandar.

"Takziah atas meninggalnya ustadz Syeikh Ali Jaber, semoga beliau husnul khotimah, dimaafkan segala dosa dan kesalahannya dan diterima semua amal salehnya dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran serta pahala atas kesabarannya," katanya.

Sofyan mengaku mengenal ustadz Syeikh Ali Jaber sebagai sosok yang ramah, mudah berinteraksi dengan orang lain, rendah hati, dan bersahaja.

"Walaupun beliau seorang yang memiliki ilmu agama yang luas, hafidz Quran dan public figure yang dikenal masyarakat Indonesia maupun manca negara tetapi beliau tetap rendah hati dan bersahaja," katanya.

Sofyan mengenang bahwa syekh beberapa tahun belakangan ini --sejak 2017 hingga 2019-- hampir satu hingga dua kali setiap tahun berkunjung ke KBRI Kuala Lumpur untuk bersilaturahim dengan staf KBRI Kuala Lumpur dan Pengurus Rohis (Rohani Islam)untuk memberikan khutbah Jum’at dan diskusi keagamaan.

"Walaupun hanya beberapa kali bertemu dan berinteraksi langsung dengan beliau, tetapi kami merasa kehilangan seorang figur yang saleh dan rendah hati. Selamat jalan ustadz Syeikh Ali Jaber, semoga Allah merahmati," katanya.

Baca juga: Menag sebut ceramah Syekh Ali Jaber teduh dan tidak provokatif

Baca juga: MUI: Syekh Ali Jaber mulia dan baik hati


 

Syekh Ali Jaber wafat

Pewarta : Agus Setiawan
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021