Tambah empat, kasus meninggal COVID-19 di Karawang jadi 230 orang

Tambah empat, kasus meninggal COVID-19 di Karawang jadi 230 orang

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat Fitra Hergyana. (FOTO ANTARA/Ali Khumaini/dok.)

Karawang, Jabar (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyatakan pasien yang meninggal dunia akibat positif COVID-19 di daerah itu bertambah empat orang sehingga saat ini jumlah totalnya menjadi sebanyak 230 orang.

Berdasarkan data yang dipantau pada Dinas Kesehatan Karawang pada Rabu (6/1) ini juga disebutkan bahwa jumlah total kasus positif COVID-19 di Karawang kini mencapai 6.616 orang.

Dibandingkan dengan data sehari sebelumnya (5/1) 2021 yang mencapai 6.508 kasus, maka jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Karawang bertambah 108 orang.

Rinciannya, sebanyak 230 orang di antaranya meninggal dunia, 232 orang isolasi mandiri dan 1.097 orang lainnya masih dirawat.

Selain itu, terdapat 5.057 orang yang sebelumnya terkonfirmasi positif COVID-19, kini dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Karawang Fitra Hergyana mengingatkan agar masyarakat tetap patuh melaksanakan protokol kesehatan dengan cara memakai masker saat aktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan dan membiasakan cuci tangan pakai sabun.

Menurut dia, Pemkab Karawang telah menyiapkan 956 tenaga medis yang nantinya akan bertugas melakukan pemberian vaksin.

Sebanyak 956 orang yang disiapkan itu terdiri atas 526 orang bidan, 112 perawat dan 318 dokter.

Ia menjelaskan bahwa sebanyak 9.240 tenaga kesehatan akan menerima vaksin COVID-19 pada tahap pertama.

"Sasaran utama vaksin COVID-19 ini adalah tenaga kesehatan, karena merupakan benteng penanganan COVID-19," demikian Fitra Hergyana.

Baca juga: 66 orang di Karawang meninggal dunia akibat COVID-19

Baca juga: Depok dan Karawang berstatus siaga 1, sudah sebulan di zona merah

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Karawang bertambah menjadi 6.387 orang

Baca juga: Dinkes: 86 perusahaan klaster industri COVID-19 di Karawang-Jabar
Pewarta : M.Ali Khumaini
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021