Marbot masjid tewas tertimpa tembok di Jagakarsa

Marbot masjid tewas tertimpa tembok di Jagakarsa

Petugas Damkar Jakarta Selatan dan tim medis 112 mengevakuasi marbot masjid tertimpa tembok di Jalan Joe Kelala II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (2/1/2021) (ANTARA/HO-Damkar Jakarta Selatan)

Jakarta (ANTARA) - Seorang Marbot (pengurus) masjid tewas tertimpa tembok saat kerja bakti di lingkungan Masjid Masjid Al Khoiriyah, Jalan Joe Kelapa III, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu.

Berdasarkan informasi dari petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Jakarta Selatan, korban bernama AA Wawan berusia 50 tahun.

Baca juga: Mengintip tradisi "Jumat Berkah" warga Jalan Menteng Pulo

Petugas piket Damkar Jakarta Selatan, Prawito, menyebutkan, korban tertimpa tembok saat sedang kerja bakti membongkar bangunan untuk lahan parkir masjid.

"Menurut informasi, korban bernama AA Wawan, usia 50 tahun sedang melaksanakan kerjabakti membongkar tiang bangunan yang akan di jadikan lahan untuk parkiran masjid," kata Prawito.

Kronologis kejadian, petugas Damkar Jaksel menerima laporan meminta bantuan evakuasi korban tertimpa tembok rubuh pukul 09.45 WIB.

Baca juga: Kebakaran masjid di Pondok Kelapa akibat kelalaian saat memasak

Petugas tiba di lokasi di Jalan Joe Kelapa II RT 03/ RW 06 Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan dan melakukan upaya evakuasi pukul 10.00 WIB.

Menurut Prawito, korban membongkar tiang dari arah bawah, saat bangunan akan rubuh korban tidak sadar, sedangkan rekan-rekannya berlarian keluar dari lokasi bangunan.

"Menurut informasi, korban sudah tertimpa bangunan sekitar jam 08.45 WIB, saat itu korban masih hidup. Sedangkan laporan masuk ke Pemadam jam 09.45 WIB," ujar Prawito.

Proses evakuasi berlangsung menggunakan alat berat beco dari Suku Dinas Sumber Daya Air Kecamatan Jagakarsa.

Baca juga: Cegah COVID-19, PMI Jaksel salurkan wastafel ke masjid hingga pasar

Tubuh korban berhasil dikeluarkan reruntuhan pukul 11.00 WIB, dan korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Penanganan mengeluarkan korban yang dinyatakan sudah meninggal oleh Paramedis 112, dengan mengangkat reruntuhan dibantu oleh alat berat beco dari Dinas Tata Air," kata Prawito.
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021