Lapangan latih JIS berumput "hybrid" mampu digunakan 1.000 jam

Lapangan latih JIS berumput

Pekerja memasang rumput untuk lapangan latih di Kompleks Stadion Utama Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Jumat (23/10/2020). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Manajemen PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyebutkan lapangan latih Jakarta International Stadium (JIS) berstandar Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menggunakan rumput "hybrid' yang mampu digunakan untuk bermain sepak bola selama 1.000 jam pertandingan.

Rumput hybrid merupakan rumput kombinasi yang terdiri dari rumput sintetis dan rumput alami, Jakpro menggunakan sebesar lima persen rumput sintetis dan 95 persen rumput alami untuk mengisi lapangan latihan tersebut.

"Jadi kalau pertandingan itu satu setengah jam. Dalam satu tahun itu, sehari bisa ada dua kali (pertandingan). Sementara kalau rumput natural biasa kekuatannya hanya 300 jam. Jadi untuk pemeliharaan itu lebih irit yang hybrid," kata Direktur Utama PT Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto saat peresmian lapangan latih JIS secara daring di Jakarta, Senin.

Rumput itu disesuaikan untuk ketahanan pada daerah bercuaca tropis dengan kemampuan menyerap air kurang dari 10 detik dipastikan lapangan itu tidak akan tergenang jika terjadi hujan.

Untuk rumput alami, Jakpro memilih menggunakan rumput alami lokal yang ditanam oleh petani rumput asal Boyolali dengan varietas rumput "Zoysia matrella".

Sementara itu untuk rumput sintetis, Jakpro mengimpornya dari Italia sebanyak 19 gulung dengan sebesar 109 meter kali 3,9 meter per gulung.

Diperlukan waktu selama dua bulan untuk diujicobakan memastikan rumput lapangan latih JIS dapat diresmikan dan digunakan oleh masyarakat umum.

Di samping ada pemotongan rutin untuk menjaga ketebalan rumput tetap setinggi 2,5 sentimeter sesuai standar FIFA, perawatan lapangan latih JIS juga mengandalkan bantuan burung kaki bayam yang dirawat untuk memakan serangga di rumput alami.

"Diharapkan dengan memakai rumput hybrid, kalau sudah terjadwal kegiatan pengembangan sepak bola di lapangan latih ini, tidak akan terganggu oleh masalah rumput dan lapangannya bisa terus dimanfaatkan secara rutin," ujar Direktur Proyek Jakarta International Stadium Iwan Takwin.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan lapangan latih JIS secara virtual pada Senin.

"Lapangan latihnya yang hari ini diresmikan merupakan appetizer, nanti main course-nya akan disiapkan saat stadion selesai. Tapi appetizer-nya sudah menggambarkan kualitas stadion nanti," ujar Anies.

Baca juga: Pembangunan JIS capai 42,1 persen
Baca juga: Anies resmikan lapangan latih JIS berstandar FIFA
Baca juga: Jakpro libatkan industri olahraga lokal untuk rawat venue
Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2020