Dukung pemulihan ekonomi, HSBC Indonesia fokus bantu UMKM dan petani

Dukung pemulihan ekonomi, HSBC Indonesia fokus bantu UMKM dan petani

Ilustrasi - Pengunjung mengamati produk unggulan yang dipamerkan pada Koperasi dan UMKM Expo di Surabaya, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/pd.

Jakarta (ANTARA) - Perseroan Terbatas Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) berupaya untuk membantu pelaku UMKM, petani, dan masyarakat rentan yang terdampak Covid-19 melalui kerja sama dengan Rumah Zakat, Wahana Visi Indonesia, PMI, dan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB).

"Kerja sama ini dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional," kata Presiden Direktur HSBC Indonesia François de Maricourt dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Presiden Direktur HSBC Indonesia yakin roda usaha akan berputar lagi dan perlahan perekonomian nasional akan kembali pulih ketika UMKM dan petani kuat bertahan pada masa sulit.

Menurut dia, para pelaku UMKM dan petani menjadi fokus penyaluran kontribusi HSBC Indonesia mengingat keduanya adalah masyarakat yang sangat tergoncang oleh krisis pandemi Covid-19.

Baca juga: Kejaksaan RI gelar Rakernas 2020 sukseskan program PEN

Saat ini, kata dia,  94,69 persen UMKM di Indonesia mengalami penurunan penjualan. Mereka juga mengalami tekanan produksi yang disebabkan kenaikan biaya bahan baku dan kesulitan mempertahankan tenaga kerja.

Akibatnya, sekitar 72 persen UMKM di berbagai daerah tidak dapat mempertahankan usahanya. Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat UMKM adalah salah satu penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja di Indonesia.

Atas dasar itu pulalah, pada kuartal keempat tahun ini HSBC Indonesia tetap konsisten menyalurkan bantuan. Melalui program-program yang dijalankan oleh sejumlah NGO, lebih dari 4.800 UMKM dan petani serta lebih dari 21.000 keluarga rentan terdampak pandemi telah menerima bantuan dari HSBC Indonesia.

Kontribusi yang diberikan kepada UMKM dan petani adalah dalam bentuk pelatihan usaha, mentoring dan monitoring usaha, hingga bantuan modal dan asuransi usaha/pertanian. Tak sedikit karyawan korban PHK akibat pandemi yang beralih profesi menjadi petani atau membuka usaha dengan bantuan modal usaha dari HSBC.

Baca juga: BPKN: Percepatan pemulihan ekonomi dorong kepercayaan konsumen

"Segala upaya dan kontribusi yang kami salurkan kepada UMKM, petani, dan masyarakat rentan sejatinya bertujuan agar mereka menjadi masyarakat yang tangguh dalam menghadapi krisis," ujar Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia Nuni Sutyoko.

Menurut Nuni, UMKM adalah tulang punggung ekonomi, dan petani adalah pilar ketahanan pangan nasional. Keduanya harus didukung bersama-sama.
Pewarta : Aji Cakti
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020