Wakil gubernur Jawa Barat harap Pilkada tidak bikin kasus COVID-19

Wakil gubernur Jawa Barat harap Pilkada tidak bikin kasus COVID-19

Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum (kiri), saat memberikan hak suara sekaligus meninjau Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (9/12/2020). ANTARA/Feri Purnama

Tasikmalaya (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, berharap Pilkada 2020 tidak menimbulkan kasus baru positif Covid-19 di sana sehingga penerapan protokol kesehatan secara ketat harus dipatuhi setiap tahapannya hingga putusan hasil penghitungan suara Pilkada.

"Harapan kami, Pemilu hari ini tidak menambah orang yang positif, dan tidak ada klaster baru di TPS di Jawa Barat dengan adanya Pilkada," kata dia, saat meninjau pelaksanaan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Rabu.

Baca juga: 2.952 narapidana di Jawa Barat bakal kasih suara dalam Pilkada 2020

Daerah yang saat ini sedang melaksanakan Pilkada 2020 yakni Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran dan Depok.

Ia menyatakan seluruh daerah yang menggelar Pilkada di tengah pandemi Covid-19 sudah menerapkan protokol kesehatan dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

Baca juga: Sepekan kampanye, Bawaslu Jabar temukan pelanggaran di empat daerah

Salah satunya Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, kata dia, telah mematuhi protokol kesehatan seperti pemilih maupun penyelenggara memakai masker, cuci tangan, dan dalam keadaan sehat. "Alhamdulillah protokol kesehatan dijaga dan dilaksanakan secara baik," kata dia.

Selain masyarakat mematuhi protokol kesehatan, katanya, lembaga penyelenggara pilkada juga telah menyiapkan fasilitas dan mengatur kedatangan pemilih untuk mencegah kerumunan orang yang bisa memicu penularan wabah Covid-19.

"Para pemilih tidak berbondong-bondong datang ke TPS, hal itu untuk memastikan rasa nyaman dan aman di TPS," kata dia.

Baca juga: Polda Jawa Barat lakukan patroli siber kampanye daring
Pewarta : Feri Purnama
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020