Kemarin, dari kasus Iyut Bing Slamet sampai Anies Baswedan

Kemarin, dari kasus Iyut Bing Slamet sampai Anies Baswedan

Mantan penyanyi cilik Ratna Fairuz Albar atau Iyut Bing Slamet (kanan) dihadirkan saat rilis kasus pengungkapan penyalahgunaan narkoba di Mapolres Jakarta Selatan, Jakarta, Sabtu (5/12/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa di Jakarta dan sekitarnya dimonitor, direkam, kemudian disiarkan oleh tim redaksi Metropolitan Kantor Berita Antara pada Sabtu (5/12). Informasi itu masih layak dibaca untuk mengisi waktu akhir pekan ini.

Mulai dari informasi mengenai kasus mantan artis cilik Iyut Bing Slamet yang terjerat narkotika, perkembangan COVID-19 dan efeknya, hingga informasi mengenai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang terpilih menjadi anggota Komite Pengarah C40 Cities.

Berikut rangkuman informasi di Jakarta yang disiarkan Antara pada Sabtu (5/12):

1. IBS jadi tersangka dengan ancaman empat tahun penjara

Jakarta (ANTARA) - Polisi menetapkan mantan artis cilik, IBS sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono di Jakarta, Sabtu, mengatakan IBS kini dijerat dengan pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Pasalnya kita kenakan pasal 127 dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," kata Budi.
Selengkapnya di sini.

2. Polisi sebut sejak 2004 IBS putus nyambung pakai narkoba

Jakarta (ANTARA) - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono menyebutkan, sejak penggunaan pertama pada 2004 atau selama 16 tahun, mantan penyanyi cilik, Iyut Bing Slamet (IBS) mengonsumsi narkotika jenis sabu secara putus nyambung.

"IBS sudah menggunakan barang haram tersebut sejak 2004 silam. Dia mengaku pakainya putus nyambung berdasarkan kondisi keuangannya," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono di Jakarta, Sabtu.
Selengkapnya di sini.

3. DLH: Pemakaian masker dan sarung tangan selama pandemi meningkat

Jakarta (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebut pemakaian masker dan sarung tangan selama pandemi COVID-19 mengalami peningkatan, terbukti dari kian banyaknya sampah medis yang berhasil dikumpulkan.

"Memang terjadi peningkatan pemakaian masker dan sarung tangan selama masa pandemi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya masker bekas dan sarung tangan bekas yang berhasil dikumpulkan," kata Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan dalam pesan singkatnya di Jakarta, Sabtu.
Selengkapnya di sini.
Sebuah ondel-ondel dipasangi masker di kawasan Kramat Pulo, Jakarta, Kamis (13/8/2020). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
4. Kasus positif COVID-19 Jakarta bertambah sebanyak 1.360 pada Sabtu

Jakarta (ANTARA) - Kasus positif COVID-19 di Jakarta pada Sabtu (5/12) bertambah sebanyak 1.360 kasus yakni dari jumlah total 141.270 menjadi 142.630 kasus.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id yang dipantau di Jakarta, Sabtu, pertambahan kasus positif sebanyak 1.360 kasus ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Jumat (4/12) yang dilaporkan Sabtu ini.
Selengkapnya di sini.

5. Anies bersama Gubernur Tokyo terpilih jadi anggota Komite Pengarah C40

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, terpilih menjadi anggota Komite Pengarah C40 Cities dengan tugas memberikan arahan strategis mengatasi krisis iklim untuk jaringan global 97 kota dunia.

Dalam keterangan tertulis Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, usai dipilih menjadi anggota Komite Pengarah C40 Cities setingkat wakil ketua, yang ditetapkan di London, Jumat (4/11) lalu, Anies menyatakan pihaknya ingin bekerja sama dengan berbagai pihak sebagai upaya untuk perbaikan iklim.
Selengkapnya di sini.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020