Wapres minta Perhumas ikut sukseskan program vaksinasi COVID-19

Wapres minta Perhumas ikut sukseskan program vaksinasi COVID-19

Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Konvensi Nasional Perhumas secara virtual dari rumah dinas wapres di Jakarta, Jumat (4/12/2020). ANTARA/Asdep Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Setwapres.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia ikut menyukseskan program Pemerintah dalam menumbuhkan tingkat kesadaran dan keyakinan rakyat tentang pentingnya vaksinasi COVID-29 secara nasional.

“Hendaknya Perhumas dapat turut menyukseskan program Pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan dan optimisme masyarakat dalam pemulihan kesehatan dan kebangkitan ekonomi. Bersama kita dukung upaya menyukseskan program vaksinasi nasional, serta terus menyemarakkan semangat Vaksinasi Untuk Negeri,” kata Wapres saat membuka Konvensi Nasional Perhumas secara virtual dari Jakarta, Jumat.

Dalam kondisi krisis kesehatan pandemi COVID-19, Wapres juga berharap insan humas Indonesia dapat meningkatkan kemampuan responsif-nya dalam mengatasi pandemi serta dampaknya terhadap profesi humas.

"Sebagai insan humas yang adaptif, para profesional humas hendakanya tanggap dan tangkas dalam merespon perubahan yang semakin dinamis," tukas-nya.

Selain itu, insan humas juga harus dapat beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai mitigasi krisis kehumasan di masa mendatang. Dengan demikian, maka respon yang disampaikan oleh insan humas dapat lebih terukur dan memproyeksikan dampaknya, kata Wapres.

Baca juga: Ma'ruf Amin: Moratorium pemekaran daerah, banyak DOB belum mandiri

Baca juga: Wapres: Pemerintah masih lanjutkan moratorium pemekaran daerah


"Dengan adanya pengembangan teknologi digital, seperti kecerdasan artifisial serta alat analisa digital lain, maka profesional humas dimungkinkan untuk melakukan pemantauan yang lebih awal untuk memitigasi krisis kehumasan yang akan datang," jelasnya.

Wapres juga mendorong Perhumas untuk meningkatkan kerja kolaboratif dengan organisasi lintas sektor, guna menjawab perubahan dan tantangan sosial saat ini.

"Apabila selama ini Perhumas lebih berfokus membangun komunikasi dengan organisasi serumpun, maka ke depan diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dengan organisasi lintas sektor," ujarnya.

Dengan kolaborasi tersebut, maka citra positif akan terbangun untuk memastikan pengembangan reputasi dan etika institusi dan bangsa Indonesia secara luas.

Baca juga: Wapres: Merger bank syariah diharapkan jadi jangkar ekonomi syariah

Pewarta : Fransiska Ninditya
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020