Ketua BKSAP DPR: Hentikan beri visa untuk WN Israel

Ketua BKSAP DPR: Hentikan beri visa untuk WN Israel

Dokumentasi Fadli Zon. ANTARA/Boyke Ledy Watra

Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Kerjasama Antar-Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat (BKSAP DPR), Fadli Zon, mengatakan, Parlemen Indonesia mendesak agar kebijakan pemberian visa untuk warga negara asing asal Israel dihentikan.

"Untuk kebangsaan kita, menormalisasi hubungan dengan Israel tidak dapat diterima. Karena itu kita harus hentikan kebijakan yang memberikan visa kepada warga Israel," ujar dia, di Jakarta, Senin.

Baca juga: Kemenkumham pastikan permohonan Calling Visa diawasi ketat

Ia mengatakan, Presiden Soekarno pernah berujar bahwa selama kebebasan Palestina tidak dikembalikan kepada masyarakat Palestina, maka Indonesia akan selamanya menentang penjajahan Israel.

"Itulah yang dikatakan Soekarno, bapak pendiri bangsa kami," kata dia.

Pernyataan itu juga secara eksplisit dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945. "Dalam UUD, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Dan oleh sebab itu, segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sejalan dengan perikemanusiaan dan peri-keadilan," kata dia, mengutip alinea pertama UUD 1945.

Baca juga: Wakil Ketua Umum MUI soroti pembukaan "calling visa" bagi WN Israel
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020