Balai Besar TNLL bahas pemasukan materi konservasi dalam kurikulum

Balai Besar TNLL bahas pemasukan materi konservasi dalam kurikulum

Arsip Foto. Pegiat lingkungan menyampaikan informasi mengenai mangrove kepada anak-anak dalam upaya edukasi mengenai konservasi lingkungan.(ANTARA FOTO/AMPELSA)

Palu (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Sulawesi Tengah membahas pemasukan materi konservasi dalam kurikulum sebagai bagian dari upaya edukasi mengenai upaya pelestarian lingkungan.

Kepala Balai Besar TNLL Jusman di Palu, Jumat, mengemukakan bahwa pemasukan materi konservasi dalam kurikulum muatan lokal diharapkan bisa meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya upaya pelestarian lingkungan.

Dia mengatakan bahwa Balai Besar TNLL sudah membahas gagasan mengenai pemasukan materi konservasi dalam kurikulum muatan lokal dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah serta Kabupaten Poso dan Sigi.

Kawasan konservasi TNLL luasnya sekitar 217.000 hektare. Di sekitar kawasan konservasi itu ada objek wisata seperti Danau Tambing, patung megalitik, serta tempat penangkaran tarsius dan burung maleo.

Jusman mengemukakan pentingnya edukasi dan pelibatan seluruh komponen masyarakat dalam upaya pelestarian kawasan hutan serta flora dan fauna di kawasan taman nasional.

Baca juga:
BBKSDA Riau buka diri untuk edukasi siswa tentang konservasi satwa
Yayasan konservasi edukasi siswa Wakatobi kelola sampah
Pewarta : Anas Masa
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020