Sempat ditutup Kejati DKI kembali beraktivitas dan membuka layanan

Sempat ditutup Kejati DKI kembali beraktivitas dan membuka layanan

Tim kesehatan mengambil sampel uji usap kepada petugas keamanan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Senin (23/11/2020). ANTARA/HO-Kasipenkum Kejati DKI Jakarta.

Jakarta (ANTARA) - Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta kembali beraktivitas dan membuka layanan, Senin, setelah sempat ditutup sementara selama tiga hari dikarenakan dua pegawai terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah beraktivitas dan membuka pelayanan seperti biasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi.

Baca juga: Pegawai terpapar COVID-19, Kantor Kejati DKI Jakarta tutup tiga hari

Nirwan mengatakan kantor Kejati DKI Jakarta sempat menghentikan aktivitasnya selama 3x24 jam terhitung mulai Jumat (20/11) sampai dengan Minggu (22/11).

Penutupan ini sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penularan COVID-19, setelah dilaporkannya dua pegawai Kejati DKI Jakarta yang terpapar COVID-19.

Baca juga: Kejati DKI bekuk koruptor Rp8,8 miliar kasus infrastruktur fiktif

"Dalam rangka guna memutus rantai perkembangan penyebaran virus COVID-19, maka hari ini juga dilakukan swab test kepada seluruh pegawai di lingkungan Kejati DKI Jakarta," kata Nirwan.

Nirwan menambahkan, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat di area atau lingkungan kantor sebagaimana tertuang dalam Surat B-4920/M.1/Cp.3/06/2020 tanggal 5 Juni 2020 dan Surat B-7970/M.1/Cp.1/09/2020 tanggal 10 September 2020 yang diterbitkan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Baca juga: DKI libatkan KPK-Kejati awasi penggunaan BTT untuk COVID-19

Surat tersebut terkait adaptasi kebiasaan baru di lingkungan Kejati DKI Jakarta dan lima wilayah Kejaksaan Negeri se-DKI Jakarta dalam upaya pencegahan perkembangan penyebaran virus COVID-19, termasuk menerapkan 3M.

"Kejati DKI Jakarta juga melakukan penyemprotan disinfektan dan rapid test secara berkala," kata Nirwan.

Adapun pegawai Kejati DKI yang dinyatakan positif COVID-19, yakni petugas teknologi informasi komputer dan pengolah data intelijen berinisial. Keduanya menjalani isolasi di Rumah Sakit Adhiyaksa, Jakarta Timur.

"Infonya kondisi kedua pegawai tersebut makin membaik," kata Nirwan.
 
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020