Modifikasi gaya hidup, kunci hindari pemicu psoriasis

Modifikasi gaya hidup, kunci hindari pemicu psoriasis

Ilustrasi - Penderita psoriasis. ANTARA/Shutterstock.

Jakarta (ANTARA) - Modifikasi gaya hidup untuk menghindari faktor pemicu psoriasis penting dilakukan, sebagaimana dikatakan oleh dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK(K), FINSDV, FAADV dari Kelompok Studi Psoriasis Indonesia (KSPI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski).

Psoriasis adalah salah satu  jenis penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan terjadi kekambuhan jika mengalami stres, pengaruh obat-obatan, infeksi ataupun konsumsi makanan tertentu. Untuk itu, penderita psoriasis harus melakukan pola hidup sehat.

"Psoriasis ini membuat penderitanya harus lebih sehat karena dengan begitu dia akan lebih baik pengobatannya, lebih baik remisinya sehingga kualitas hidupnya lebih baik," ujar dr. Danang dalam bincang-bincang virtual "Psoriasis, Lebih dari Sekadar Penyakit Kulit", Kamis.

Gaya hidup sehat termasuk di dalamnya menjaga pola makan dengan diet rendah kalori dan mengurangi konsumsi gula untuk membuat berat badan tetap pada angka yang ideal. Jika penderita mengkonsumsi makanan tinggi kalori dan gula, maka psoriasis akan sulit dikontrol.

Baca juga: Psoriasis bisa berkembang jadi penyakit serius

Baca juga: Stres corona? awas psoriasis bisa kambuh

"Lakukan diet seimbang untuk penurunan berat badan kalau berat badannya lebih. Karena ternyata bahwa di dalam lemak tubuh itu ada indikator inflamasinya, kemudian akan memicu terjadinya psoriasis sehingga kalau lemaknya dikurangi, psoriasisnya juga menurun dengan rutin olahraga," kata dr. Danang.

Olahraga pun tidak boleh yang terlalu berat atau menekan persendian. Penderita psoriasis bisa melakukan olahraga ringan atau sedang seperti berjalan, berenang atau bersepeda.

Selain itu, penderita psoriasis juga diwajibkan untuk berhenti merokok dan menjauhi minuman beralkohol jika tidak ingin memicu kemunculan psoriasis.

"Karena tidak pernah ada hal baik dari merokok, hentikan konsumsi alkohol, jaga tekanan darah agar tetap terkontrol, kolesterol terkontrol, gula darah terkontrol dan kelola manajemen stres. Sampai saat ini belum ada penelitian untuk menghindari masakan tertentu tapi dengan diet seimbang berfungsi untuk menghindari psoriasis," ujar dr. Danang.

dr. Danang juga mengatakan bahwa penderita psoriasis harus melakukan general check-up setahun sekali untuk memastikan tidak ada penyakit penyerta yang mengikutinya.

Baca juga: Kenali lima pemicu psoriasis

Baca juga: Pakar: penyakit psoriasis tak menular

Baca juga: Dermatitis atopik atau eksim termasuk penyakit kulit kronis
Pewarta : Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020