Nova Iriansyah tak larang perayaan Maulid

Nova Iriansyah tak larang  perayaan Maulid

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. ANTARA.

Aceh Besar (ANTARA) - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyatakan tidak melarang dan merestui pelaksanaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di provinsi setempat di tengah pandemi karena kegiatan tersebut mengandung nilai-nilai ibadah dan ukhuwah Islamiah bagi masyarakat Aceh.

“Perayaan Maulid Nabi biasanya dirangkai dengan zikir, kenduri anak yatim, dan dakwah Islamiah tentang perjuangan Rasulullah mempersatukan manusia dalam Agama Islam,” kata Plt Gubernur Aceh di Banda Aceh, Selasa.

Nova sangat meyakini masyarakat Aceh yang Islami ini bisa merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW di tengah-tengah pandemi COVID-19 dengan cara yang disesuaikan dan tidak seperti biasa.

Ia menjelaskan cara yang tidak seperti biasa dimaksud Nova adalah bahwa perayaaan maulid dengan penerapan protokol kesehatan, di mana masyarakat tetap dapat berdzikir bersama dan makan bersama anak-anak yatim namun perlu mengatur jarak duduk atau berdiri minimal dua meter dan semua yang hadir memakai masker.

Kemudian mencuci tangan merupakan bagian dari menjaga kebersihan, dan kebersihan itu sebagian dari Iman bagi seorang muslim.

“Berwudhuk kita dahului dengan mencuci tangan, begitu juga menjelang dan sesudah menyantap makanan,” katanya.

Ia menambahkan dalam kondiai saat ini, mencuci tangan dengan memakai sabun di bawah air yang mengalir, setidaknya selama 20 detik.

Ia mengatakan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 tersebut seiring sejalan dengan budaya masyarakat Aceh yang Islami dan pelaksanaan protokol kesehatan sama sekali tidak mengurangi hikmah perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Perayaan maulid dengan protokol kesehatan tidaklah sulit, namun membutuhkan komitmen bersama untuk melaksanakannya secara disiplin dan konsisten," katanya.

Selain menerapkan protokol kesehatan dalam bentuk menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan, Nova juga mengajak menjaga jarak.

“Jumlah pengunjung hendaknya dibatasi dan disesuaikan dengan luas tempat yang tersedia, sehingga prinsip menjaga jarak dapat dipenuhi,” katanya.

Baca juga: Pemkot Mataram larang kegiatan pawai perayaan Maulid Nabi

Baca juga: PAN-RB: 28-30 Oktober adalah cuti bersama Maulid Nabi Muhammad

Baca juga: Wakapolri cek kesiapan pengamanan Pelabuhan Merak jelang libur panjang

Baca juga: PBNU: Peringatan Maulid Nabi sudah terapkan protokol
Pewarta : M Ifdhal
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020