Mataram segera sosialisasikan vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan

Mataram segera sosialisasikan vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan

Petugas medis menunggu pasien di IGD salah satu Rumah Sakit Di Mataram, NTB, Rabu (3/6/2020). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc/aa.

Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, segera menyosialisasikan pemberian vaksin COVID-19 kepada para tenaga kesehatan di kota itu.

"Sosialisasi dilakukan apabila vaksin tersebut sudah diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Selasa.

Baca juga: Pemkot Mataram larang kegiatan pawai perayaan Maulid Nabi

Sejauh ini, akunya, pihaknya belum mendata secara riil jumlah tenaga kesehatan (nakes) se-Kota Mataram, sebab yang didata bukan hanya nakes di Dinas Kesehatan, melainkan juga di rumah sakit pemerintah dan swasta.

"Jadi kami belum tahu, berapa sasaran dan vaksin yang akan diberikan provinsi kepada kami dari sekitar 17 ribu vaksin yang diusulkan," katanya.

Baca juga: Meski pandemi COVID-19, jumlah pendaftar haji di Mataram stabil

Dikatakan, pemberian vaksin COVID-19 terhadap para nakes tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan imunitas dan membentuk antibodi sehingga nakes memiliki daya tahan tubuh kuat terhadap virus.

"Nakes diprioritaskan mendapatkan vaksin COVID-19 karena nakeslah yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19. Jangan sampai nakes menjadi korban," katanya.

Baca juga: Menristek: Akan ada enam versi vaksin Merah Putih untuk COVID-19

Namun demikian, lanjutnya, kegiatan pemberian vaksin COVID-19 terhadap tenaga nakes ini dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi, sehingga daerah sifatnya menunggu.

"Untuk persiapan dan pelaksanaan pemberian vaksin kita tunggu arahan dari Pemerintah Provinsi NTB. Termasuk rencana pemberian vaksin kepada pegawai negeri sipil (PNS)," ujarnya.

Baca juga: Menristek: Eijkman bersiap uji kandidat bibit vaksin COVID-19 di hewan

 
Pewarta : Nirkomala
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020