Reisa : Ketersediaan obat penanganan pasien COVID-19 masih aman

Reisa : Ketersediaan obat penanganan pasien COVID-19 masih aman

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jumat (18/9/2020) (Biro Pers Istana)

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro menjamin ketersediaan obat untuk penanganan pasien COVID-19 masih aman dan telah didistribusikan ke 34 provinsi.

"Per 22 Oktober 2020, suplai obat perawatan COVID-19 sudah didistribusikan ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan 760 rumah sakit rujukan,” ujar Reisa dalam konferensi pers daring dari Istana Kepresidenan di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Reisa : Kabar baik kasus aktif COVID-19 dalam persentase kecil

Baca juga: Reisa: Semakin banyak yang sembuh dari COVID-19

Sebagian besar obat-obatan untuk penanganan pasien COVID-19 juga diproduksi oleh industri farmasi dalam negeri. Selain itu, kata Reisa, saat ini terdapat lebih dari 250 ribu tenaga kesehatan yang siap sedia menangani pasien terpapar virus SARS-C0V-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19.

“Maka, kita makin optimistis lebih banyak lagi kasus COVID-19 dapat disembuhkan," ujar Reisa.

Hingga 23 Oktober 2020, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia sebesar 80 persen atau 305.100 ribu pasien sembuh dari total 381.910 kasus terkonfirmasi COVID-19.

"Upaya kuratif atau penyembuhan saat ini semakin baik,” ujarnya.

Baca juga: Pemerintah tekankan lima langkah sederhana cegah klaster keluarga

Baca juga: Reisa: Terapi oleh tenaga medis efektif sembuhkan pasien COVID-19

Sedangkan jumlah kasus aktif COVID-19 di Indonesia atau pasien yang masih menjalani perawatan sebanyak 63.733 orang atau 16,6 persen dari seluruh kasus COVID-19.

Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020