Kemarin, Luhut minta produksi obat COVID dipercepat hingga RUU EBT

Kemarin, Luhut minta produksi obat COVID dipercepat hingga RUU EBT

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. ANTARA/HO-Kemenko Kemaritiman dan Investasi/aa.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Minggu (27/9/2020) kemarin, mulai dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan meminta produsen farmasi nasional percepat produksi obat COVID-19 hingga RUU Energi Baru Terbarukan (EBT) perlu fokus kepada harga sebagai insentif.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Luhut minta produsen farmasi nasional percepat produksi obat Covid-19

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan meminta produsen farmasi nasional mempercepat produksi obat COVID-19, salah satunya adalah remdesivir.

"Harus diupayakan untuk segera produksi dalam negeri. Kita cari bahan-bahannya itu nanti, jadi jangan ada hambatan," kata Luhut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyediaan Obat COVID-19 secara virtual di Jakarta.

2. Menperin dukung program Batam Bintan Karimun Murah besutan Kadin

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung program Batam Bintan Karimun (BBK) Murah yang digagas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia karena melakukan langkah sinergi dengan pemerintah terkait upaya pemulihan ekonomi nasional, yang diyakini dapat menarik investasi baru sekaligus menjadi stimulus untuk membangkitkan ekonomi daerah di tengah tekanan dampak pandemi COVID-19.

“Kami menyambut baik salah satu program yang dicanangkan oleh Kadin Indonesia melalui Kadin Kepri, yakni Batam Bintan Karimun (BBK) Murah. Kami melihat bahwa program ini akan berdampak positif pada upaya pemulihan ekonomi khususnya di Provinsi Kepulauan Riau,” kata Menperin lewat keterangan resmi diterima di Jakarta.

3. Kemenperin rumuskan SNI masker kain untuk lindungi konsumen

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merumuskan Standar Nasional Indonesia (SNI) masker kain untuk menjaga kualitas dan melindungi masyarakat secara optimal dari penularan wabah COVID-19, mengingat masker kain kini menjadi alternatif di tengah keterbatasan masker medis.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa Kemenperin melalui Komite Teknis SNI 59-01, Tekstil, dan Produk Tekstil mengalokasikan anggaran untuk menetapkan RSNI masker dari kain dengan melibatkan seluruh pihak-pihak yang berkepentingan, seperti akademisi, peneliti, laboratorium uji, Satgas COVID-19 industri produsen masker kain dalam negeri.

4. Lagi, Jasa Marga lakukan rekonstruksi Tol Japek arah Cikampek

PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali melakukan pekerjaan rekonstruksi dan pemeliharaan pada ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang kali ini rekonstruksi jalan dilakukan di ruas tol arah Cikampek.

Humas Jasa Marga Cabang Japek Hendra Damanik mengatakan pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut menggunakan metode rigid pavement yakni pengerasan jalan dengan material kaku.

5. RUU Energi Baru Terbarukan perlu fokus kepada harga sebagai insentif

RUU Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dinilai perlu fokus kepada tingkat harga agar ke depannya dapat menjadi faktor insentif dan disinsentif di dalam pembangunan sumber EBT dalam bauran energi listrik nasional di berbagai daerah.

"Kalau harga listrik EBT masih mahal, tidak bersaing dengan sumber energi fosil, tentu akan berat untuk mendorong peran serta masyarakat ikut berkontribusi di sisi penyediaan listrik EBT ini, karena masyarakat pengguna listrik kita masih lebih tertarik pada energi yang murah dan terjangkau," kata Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Pewarta : Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020