Kementerian PUPR rampungkan bedah 661 rumah di Banyuasin Sumsel

Kementerian PUPR rampungkan bedah 661 rumah di Banyuasin Sumsel

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid. ANTARA/HO-Dokumentasi Kementerian PUPR

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan sebanyak 661 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, selesai dibedah setelah menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa, menyatakan Kementerian PUPR selain mendorong pembangunan infrastruktur juga memiliki tugas untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia salah satunya melalui program Padat Karya BSPS atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah.

Ia mengemukakan, Program BSPS diharapkan dapat mengubah rumah tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni sekaligus membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya beli masyarakat di daerah.

"Program BSPS hanyalah stimulan agar masyarakat mau merubah rumahnya yang tidak layak menjadi lebih layak huni. Tentunya dengan mendorong keswadayaan pemilik rumah serta gotong royong antar warga sekitar dan pemerintah daerah setempat," ujar Khalawi.

Khusus di Kabupaten Banyuasin, sebanyak 661 unit rumah kini telah berubah menjadi hunian yang nyaman bagi masyarakat setelah mendapat bantuan bedah rumah dari Kementerian PUPR, dengan alokasi anggaran yang digelontorkan di wilayah tersebut mencapai Rp11,56 miliar.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera V Direktorat Jenderal Perumahan KementerianPUPR, A Darwis menjelaskan, masyarakat di Kabupaten Banyuasin sangat antusias dalam melaksanakan Program BSPS ini.

Menurut Darwis, rumah yang sebelumnya kondisinya sangat tidak layak untuk dihuni kini sudah berubah dan dibangun dengan baik bahkan kini sudah dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet.

Darwis menambahkan, tujuan utama dari Program BSPS ini adalah meningkatkan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni. Pelaksanaan Program BSPS dilaksanakan oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

"Seluruh rumah yang telah selesai mendapatkan bantuan Program BSPS dari Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR telah dipasang peneng," katanya.

Berdasarkan data yang ada, 661 rumah warga kurang mampu di Kabupaten Banyuasin yang mendapatkan Program BSPS tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Muara Padang sebanyak 350 unit, Muara Telang 50 unit, Makarti Jaya 32 unit, Rantau Bayur 68 unit dan Sembawa 151 unit.

 
Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020