Basarnas: Korban tenggelam di Sungai Tajum ditemukan meninggal

Basarnas: Korban tenggelam di Sungai Tajum ditemukan meninggal

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban atas nama Verga (14) yang ditemukan keadaan meninggal di Sungai Tajum, Desa Banteran, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020) sore. ANTARA/WhatsApp/Grup SAR n' PRESS

Purwokerto (ANTARA) - Seorang bocah yang menjadi korban tenggelam di Sungai Tajum, Desa Banteran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya.

"Korban atas nama Verga (14) ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 16.05 WIB," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin sore.

Baca juga: Basarnas: Empat anak tenggelam di Sungai Tajum Banyumas

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, kata dia, jenazah Verga dibawa ke Puskesmas Wangon untuk menjalani pemeriksaan sebelum dipulangkan ke rumah duka di Desa Banteran RT 03 RW 06, Kecamatan Wangon, Banyumas.

Sementara itu, Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra mengatakan korban atas nama Verga ditemukan di kedalaman 2 meter.

Baca juga: Basarnas Cilacap cari korban tenggelam di Kebumen dan Purworejo

"Saat itu Sungai Tajum dalam keadaan keruh. Area pencarian cukup luas karena lebar sungai sekitar 50 meter dan korban ditemukan di kedalaman 2 meter," katanya.

Peristiwa nahas yang dialami Verga terjadi pada hari Senin (21/9), sekitar pukul 14.00 WIB, saat korban bersama teman-temannya bermain di Sungai Tajum tepatnya di bawah jembatan gantung Grumbul Karangtawang, Desa Banteran.

Saat bermain di sungai, Verga bersama tiga temannya, yakni Rezan (14), Frenda (14), dan Dafa (14) tenggelam.

Baca juga: Basarnas Jateng bentuk unit SAR Magelang dukung pariwisata Borobudur

Rezan, Frenda, dan Dafa berhasil diselamatkan, sedangkan Verga hilang akibat tenggelam hingga akhirnya dapat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pewarta : Sumarwoto
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020