Pejabat: Israel jarah ratusan peninggalan kuno Palestina sejak 1967

Pejabat: Israel jarah ratusan peninggalan kuno Palestina sejak 1967

Pasukan Israel berlari mengejar seorang pengunjuk rasa asal Palestina saat protes atas pemukiman Yahudi di desa Jbarah, selatan Tulkarm, Tepi Barat, Selasa (1/9/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Raneen Sawafta/hp/cfo/aa.

Ramallah (ANTARA) - Seorang pejabat Palestina pada Jumat menuding Israel mengibarkan "perang sistematis" untuk "menjarah peninggalan kuno Palestina di wilayah Palestina."

Direktur jenderal departemen pelestarian barang kuno di Kementerian Pariwisata dan Purbakala Palestina, Saleh Tawafsha mengatakan kepada Xinhua bahwa penjarahan barang-barang peninggalan kuno milik Palestina melanggar konvensi dan hukum internasional.

"Israel telah menyita atau menyerang ratusan situs arkeologi di Palestina sejak 1967, baik dengan cara menghancurkan, mengendalikan atau mengubah situs-situs tersebut menjadi tempat ibadah bagi orang Yahudi," katanya.

Tawafsha juga mendesak intervensi internasional yang lebih efektif "untuk menghentikan pendudukan Israel yang merusak situs-situs arkeologi Palestina."

Sumber: Xinhua

Baca juga: Israel setujui kegiatan arkeologi bermasalah di Yerusalem Timur

Baca juga: Gerilyawan Gaza latihan tempur di situs arkeologi
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020