BPBD Karawang: Tiga desa hadapi masalah kesulitan air bersih

BPBD Karawang: Tiga desa hadapi masalah kesulitan air bersih

Ilustrasi - Warga mengambil air dari lubang yang digali di dasar sungai yang kering. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww/pri.

Karawang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan tiga desa di wilayah itu kekeringan dan warga kesulitan mendapatkan air bersih pada musim kemarau 2020 ini.

"Sudah ada tiga desa yang kesulitan air bersih pada musim kemarau ini," kata Kepala BPBD setempat Yasin Nasrudin di Karawang, Jumat.

Tiga desa tersebut ialah Desa Parungmulya Kecamatan Ciampel, Desa Jatilaksana Kecamatan Pangkalan dan Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya.

Baca juga: 16 desa di Lamongan rawan kekurangan air bersih akibat kemarau

Baca juga: 28 desa di Kabupaten Bogor dilanda kekeringan


Ia mengatakan tiga desa itu sudah kesulitan air bersih sejak sekitar sepekan. Selama sepekan terakhir itu pihaknya mengirimkan 20 ribu liter air bersih per hari.

"Setiap hari kami menyalurkan air sebanyak empat rit mobil tangki air bersih," kata dia.

Yasin menyampaikan masyarakat yang mengalami kekeringan atau membutuhkan air bersih dapat melapor ke Kantor BPBD melalui aparat desa setempat.

Baca juga: BPBD Temanggung distribusikan air bersih di tiga kecamatan

Menurut dia, penyaluran air bersih harus melalui BPBD, tujuannya agar lebih mudah dalam pendataan.

"Sebelumnya saya dengar ada warga kesulitan air bersih dan meminta langsung ke PDAM. Tapi ditolak, karena prosedurnya harus melalui BPBD," kata dia.

Baca juga: Sekitar 129.788 jiwa di Gunung Kidul terdampak kekeringan
Pewarta : M.Ali Khumaini
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020