Inggris peringatkan warganya soal penangkapan sembrono China

Inggris peringatkan warganya soal penangkapan sembrono China

Bendera Inggris berlatar belakang Menara jam Big Ben, London (3012/2019). ANTARA/REUTERS/Toby Melville/aa.

Beijing (ANTARA) - Inggris mengeluarkan imbauan perjalanan terbaru ke China, memperingatkan bahwa warganya mungkin saja berisiko ditangkap sewenang-wenang, setelah sejumlah warga asing ditahan dengan berbagai tuduhan termasuk kasus yang melibatkan rahasia negara dan keamanan nasional.

"Otoritas China dalam situasi tertentu menangkap warga asing dengan alasan 'membahayakan keamanan nasional;" menurut Kementerian Luar Negeri dalam imbauan terkini mereka di situs miliknya.

"Terdapat pula risiko penangkapan sewenang-wenang, termasuk warganegara Inggris," katanya.

Imbauan perjalanan sebelumnya tidak mencantumkan risiko penangkapan sembrono.

Juru bicara Kedutaan Besar Inggris di Beijing mengatakan peringatan tersebut telah diperbarui untuk "secara jelas dan faktual" mencerminkan insiden baru-baru ini."

"Namun status imbauan perjalanan kami tidak berubah," katanya.

Peringatan dari otoritas Inggris muncul setelah sejumlah warga asing di China, termasuk warga Kanada, Australia, Jepang dan Amerika, ditahan dengan tuduhan keamanan nasional. Beberapa dari mereka hingga kini masih ditahan.

Salah satu kasus terbaru misalnya, Cheng Lei, warga Australia sekaligus pembawa berita di stasiun TV China, ditahan pada Agustus "karena melakukan tindakan kriminal yang membahayakan keamanan nasional China," menurut Kementerian Luar Negeri China.

Penahanan Lei menyusul memanasnya hubungan China dan Australia.

Sumber: Reuters
Baca juga: Inggris peringatkan warganya agar tidak berkunjung ke Hubei, China
Baca juga: China tangguhkan ekstradisi HKSAR dengan Kanada, Australia, Inggris
Baca juga: Inggris kepada China: Kami akan awasi ketat pemilu Hong Kong

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020