Evakuasi anggota Yonif 400/R ke Jayapura gunakan Boeing 737 TNI AU

Evakuasi anggota Yonif 400/R  ke Jayapura gunakan Boeing 737 TNI AU

Truk pengangkut personil Yonif 400/R yang terbalik akibat rem blong di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabulaten Intan Jaya, Jumat (11/9). (ANTARA/HO/Penerangan Kogabwilhan III)

Jayapura (ANTARA) - Sebanyak 12 personil TNI-AD dari Yonif 400/R yang terluka akibat kecelakaan lalu lintas saat menuju Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (12/9) dievakuasi ke Jayapura dengan menggunakan Boeing 737 milik TNI-AU.
 
Komandan Lanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi kepada Antara, Sabtu sore mengakui, pesawat Boeing yang mengangkut korban sudah tiba di Lanud Silas Papare sekitar pukul 15.00 WIT.
 
Para korban dengan menggunakan mobil ambulance langsung dibawa ke RST Marthen Indey untuk mendapat perawatan.

Baca juga: Danrem 173/PVB: Senpi anggota Yonif 400/R aman
Baca juga: Dua helikopter TNI dikerahkan evakuasi korban kecelakaan di Sugapa
Baca juga: Dua prajurit meninggal akibat kecelakaan lalin di Sugapa, Papua


Sedangkan jenazah dua prajurit Yonif 400/R yakni Sertu Heri Susanto dan Pratu Jhon Risky Pratama Purbatua akan dimakamkan di kampung halamannya di Jogyakarta dan Medan, kata Marsma TNI Budhi Achmadi.
Kepala RST Marthen Indey Kol Ckm dr. Budi secara terpisah menyatakan bahwa kondisi ke-12 prajurit Yonif 400/R bervariasi dari sedang hingga berat.

Saat ini paramedis sedang melakukan observasi terhadap mereka dan diharapkan tetap stabil, harap Kol Ckm dr. Budi.

17 Personil Yonif 400/R, Jumat (11/9) mengalami kecelakaan lalu lintas di kampung Mamba, Distrik Sugapa akibat truck yang ditumpangi terbalik setelah remnya blong.
Akibatnya 17 personil mengalami luka-luka, dua diantaranya meninggal.

Tercatat tiga orang yang alami luka ringan dirawat di salah satu rumah sakit di Timika dan 12 dievakuasi serta dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura.

Baca juga: Pesawat TNI AU gelar operasi pengintaian di ALKI III
Baca juga: Lanud Iswahjudi tambah satu penerbang pesawat tempur F-16
 
Pewarta : Evarukdijati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020