Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Pertahanan dan Pepabri mengadakan pertemuan tertutup untuk membahas rumah negara bagi prajurit TNI/Polri yang belakangan ini diperselisihkan institusi TNI dan purnawirawan.

"Kami tidak ingin masalah perumahan dinas ini bahkan dimafaatkan oleh pihak lain hingga menimbulkan gejolak dan berdampak luas," kata Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar di Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, lanjut Agum, Pepabri mengadakan komunikasi dengan Kementerian Pertahanan agar ada solusi terbaik dalam penyelesaian rumah negara ini.

Dalam pertemuan tertutup itu Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjabarkan sejumlah kebijakan serta program 100 hari pertama pemerintahan Susuilo Bambang Yudhoyono-Boediono di sektor pertahanan.

Selain menjabarkan tentang kebijakan terkait pengembangan kekuatan dalam kerangka kekuatan pokok minimum, juga dibahas kesejahteraan prajurit .

"Tak hanya pengembangan kekuatan, Kemhan juga telah merumuskan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui kebijakan remumerasi," kata Sjafrie. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010