Pemohon kartu pencari kerja melonjak 1.200/hari di Cianjur

Pemohon kartu pencari kerja melonjak 1.200/hari di Cianjur

Pemohon kartu kuning di Kantor Disnakertrans Cianjur, Jawa Barat, meningkat tajam sejak tiga hari terakhir seiring dibukanya lowongan untuk seribuan orang lebih di perusahaan sepatu terbesar di wilayah tersebut, Jumat (11/9) (Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, mencatat angka pemohon kartu kuning atau kartu pencari kerja meningkat dua kali lipat dari hari biasa sejak tiga hari terakhir karena dibukanya lowongan di perusahaan terbesar di wilayah tersebut yang akan menerima ribuan pelamar.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Disnakertrans Cianjur Ricky Ardhi saat dihubungi Jumat, mengatakan meningkatnya pemohon sejak beberapa hari terakhir membuat pihaknya membuka kembali pelayanan secara tatap muka yang selama pandemi tidak secara daring karena jumlah pemohon per hari mencapai 1.200 orang.

"Hari-hari sebelumnya hanya 600 orang pemohon yang mengajukan melalui online, namun sejak tiga hari terakhir melonjak hingga dua kali lipat bahkan lebih, sehingga pelayanan kami lakukan maksimal hingga sore setiap harinya," kata Ricky.

Baca juga: Ekonom soroti berkurangnya jumlah lowongan di situs pencari kerja

Ia menjelaskan sejak perusahaan sepatu terbesar di wilayah tersebut membuka lowongan untuk seribuan lebih pelamar beberapa hari lalu dengan batas lamaran masuk hingga pertengahan bulan, pengajuan kartu kuning melonjak. Sebagian besar pemohon akan mengajukan lamaran ke perusahaan di Jalan Raya Bandung-Cianjur yang memproduksi sepatu merek ternama.

"Untuk hari ini, lebih dari seribu pemohon yang sudah mengajukan dan terpaksa pelayanan dibuka sampai sore. Bagi pemohon yang belum mendapat kartu, kami minta untuk datang Senin karena proses pencetakan kartu akan dituntaskan selama dua hari libur," katanya.

Baca juga: Pencari kerja di Jakarta tak perlu khawatir hadirnya RUU Ciptaker

Nurzaman (23) pemohon kartu kuning warga Kecamatan Sukaluyu mengatakan sudah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan kartu sebagai syarat untuk melamar pekerjaan di pabrik sepatu merek internasional tersebut. Bahkan dia dan ratusan pemohon lainnya baru mendapatkan kartu menjelang sore.

"Meskipun sampai sore yang penting kartu yang kami ajukan keluar. Saya akan melamar ke PYI di Jalan Raya Bandung-Cianjur, harapan saya dapat diterima karena sudah terlalu lama menganggur," katanya.

Baca juga: Pemohon kartu pencari kerja di Aceh Barat meningkat

Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020