410 siswa SMPN 9 Kendari diberi gawai dukung pembelajaran di rumah

410 siswa SMPN 9 Kendari diberi gawai dukung pembelajaran di rumah

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat menyerahkan bantuan gawai kepada orang tua siswa SMPN 9 Kendari, secara simbolis guna mendukung proses belajar jarak jauh di tengah pandemi COVID-19, Senin (7/9/2020). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Sebanyak 410 orang siswa-siswi SMPN 9 Kendari, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) diberikan gawai untuk mendukung proses belajar jarak jauh di tengah pandemi COVID-19.

Penyerahan ratusan pegawai tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, secara simbolis kepada orang tua wali siswa yang didampingi Kepala Sekolah SMPN 9 Kendari, Milwan, dan pihak-pihak terkait lainnya, di sekolah tersebut, Senin.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, dalam situasi pandemi COVID-19 yang dibutuhkan adalah inisiatif dan SMPN 9 Kendari bisa melakukan hal itu.

"Saya juga percaya dan yakin sekolah-sekolah lain juga mampu melakukan dan bahkan mungkin sudah melakukan," kata Sulkarnain.

Baca juga: SMAN Agam Cendekia pinjamkan gawai android ke siswa kurang mampu

Baca juga: Meidina lega JakWifi terpasang dekat rumah di Duri Selatan


Sulkarnain berharap hal tersebut menjadi momentum bagi semua insan pendidikan untuk tidak menyerah dengan keadaan dan terus melakukan inisiatif serta upaya upaya dalam mendukung siswa dalam proses belajar mengajar.

"Alhamdulillah dengan inisiatif hari ini ada 410 gawai yang diberikan kepada siswa untuk mendukung mereka dari rumah. Tadi juga ada paket data, bantuan dana pendidikan yang diberikan kepada orang yang membutuhkan. Ini semua hal yang harus kita apresiasi dan kita beri dukungan Insya Allah pemerintah juga akan terus bergerak melalui kebijakan kebijakan yang kita lakukan sampai saat ini," tutur Sulkarnain.

Kepala Sekolah SMPN 9 Kendari, Milwan, mengatakan, pihaknya berinisiatif memberikan bantuan tersebut karena banyak siswa yang mengalami kendala ketika melakukan proses belajar jarak jauh atau yang dilakukan di rumah sejak adanya pandemi COVID-19, terutama terkait tugas-tugas dan beban orang tua membiayai anak-anaknya utamanya sarana dan prasarana.

"Ada siswa yang tidak memiliki HP android, ada siswa yang sama sekali tidak memiliki android, ada siswa yang memakai satu android dua orang siswa, ada siswa yang masih memakai HP orang tuanya, ada siswa yang masih nebeng kepada temannya hanya untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran," kaya Milwan.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (tengah), bersama Kepala Sekolah SMPN 9 Kendari, Milwan (keenam kanan) dan perwakilan orang tua siswa usai penyerahan bantuan gawai kepada ratusan siswa di sekolah itu secara simbolis guna mendukung proses belajar jarak jauh di tengah pandemi COVID-19, Senin (7/9/2020). (ANTARA/Harianto)


Ia mengungkapkan, selain memberikan 410 gawai, pihaknya juga memberikan bantuan dana pendidikan kurang lebih Rp20 juta dan seragam sekolah guna mendukung proses pembelajaran jarak jauh di tengah situasi pandemi COVID-19.

Khusus bantuan gawai, kata dia, akan dievaluasi setiap bulan dan tidak diperbolehkan digunakan selain untuk belajar.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini mereka tidak ada lagi yang bolak-balik ke rumah sekolah karena itu yang dikhawatirkan adalah terjangkit COVID-19," ujar Milwan.

Sementara itu, Amiruddin Sirua, salah satu orang tua siswa yang menerima bantuan tersebut mengungkapkan rasa terimakasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan bantuan kepada anaknya dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh.

"Kami orang tua siswa sangat berterima kasih kepada pihak sekolah, dengan adanya bantuan ini kami selaku orang tua siswa juga ikut terbantu. Selama ini kami selaku orang tua siswa cuma mengandalkan paket pembelian itu pun tidak rutin juga, jadi dengan adanya bantuan ini kami sangat berterima kasih," ujar orang tua yang anaknya duduk di bangku Kelas VIII di SMPN 9 Kendari.*

Baca juga: Modul belajar permudah guru pantau pembelajaran siswa di rumah

Baca juga: Panja DPR minta aturan pembelajaran jarak jauh diselaraskan


 
Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020