Grab luncurkan program #TerusUsaha di Jawa Timur

Grab luncurkan program #TerusUsaha di Jawa Timur

Head of East Indonesia Grab Indonesia Halim Wijaya dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di acara konferensi pers virtual, Selasa (18/8/2020). (FOTO ANTARA/HO-Grab)

Surabaya (ANTARA) - Grab meluncurkan program #TerusUsaha yang merupakan rangkaian solusi komprehensif untuk percepatan digitalisasi jutaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur.

"Program #TerusUsaha merupakan komitmen Grab untuk mendukung ketahanan dan percepatan digitalisasi UMKM," kata Head of East Indonesia Grab Indonesia Halim Wijaya di acara konferensi pers virtual, Selasa.

Menurut dia, program ini hadir untuk mendukung #BanggaBuatanIndonesia milik pemerintah dalam melatih serta meningkatkan daya saing UMKM guna menghadapi ekonomi digital.

Baca juga: Grab luncurkan GrabBike Elektrik untuk layanan GrabFood

Program ini mencakup pemberian iklan gratis bagi ribuan UMKM Surabaya aplikasi untuk digitalisasi bisnis dan individu yang kehilangan pekerjaan melalui GrabMerchant dan GrabKios, serta sebuah portal khusus bagi UMKM agar bisa belajar dan mencari inspirasi.

Grab juga bekerja sama dengan pemerintah di berbagai kota Jawa Timur untuk memberikan pelatihan dan teknologi untuk persiapkan UMKM lokal dan pedagang tradisional masuk dalam ekonomi digital.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, terdapat lebih dari 6,8 juta UMKM yang tersebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur dengan 95 persen di antaranya merupakan usaha mikro. Usaha-usaha di Jawa Timur tersebut mampu menyerap hingga 11 juta tenaga kerja.

Baca juga: Teten: Pemulihan UMKM terdampak COVID-19 harus diprioritaskan

Halim mengatakan temuan riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara juga mengungkapkan bahwa pekerja lepas dan UMKM yang didukung teknologi Grab berkontribusi sebesar Rp8,9 triliun bagi perekonomian Surabaya pada 2018 dan riset terbaru pada 2020, menunjukkan bahwa 23 petrsen responden mengaku bisa membuka lapangan pekerjaan bagi lebih banyak orang saat bisnisnya berkembang.

"Hal ini menandakan bahwa digitalisasi menjadi sangat penting dalam membantu para UMKM untuk bangkit guna menjaga ketahanan ekonomi dan lapangan kerja, khususnya memasuki era normal baru ini," ujarnya.

Halim menjelaskan Program #TerusUsaha sejalan dengan komitmen jangka panjang GrabForGood untuk membawa lebih banyak dampak positif dari teknologi untuk membantu UMKM lebih siap menyambut era tatanan kehidupan baru.

Solusi digitalisasi yang dihadirkan ini kami percaya mampu memberikan kontribusi besar untuk perekonomian daerah dan penciptaan lapangan kerja. Berkembangnya UMKM pun akan membawa dampak yang baik untuk kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Ia mengatakan ada tujuh solusi digitalisasi Grab untuk Jawa Timur di Era Normal Baru yakni Mitra Pengantaran Terpercaya Aplikasi Lumbung Pangan, Dukung Usahawan Lokal, Pelatihan Ribuan UMKM Jawa Timur, Pengenalan Layanan Digital bagi Ribuan UMKM Kediri, Website Khusus untuk UMKM www.grabforgood.id, Website Khusus untuk UMKM www.grabforgood.id, Program ‘Grab #TerusUsaha Akselerator UMKM, Aplikasi untuk Digitalisasi Bisnis dan Individu yang Kehilangan Pekerjaan.

Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan pihaknya menyambut baik terobosan dan inovasi program #TerusUsaha dan percaya program ini dapat memberikan manfaat dan nilai tambah bagi UMKM juga seluruh lapisan masyarakat, terlebih dapat meningkatkan sektor ekonomi di Provinsi Jawa Timur.

"Ekosistem bisnis digital akan menciptakan siklus UMKM yang berkelanjutan serta bermanfaat bagi ketahanan ekonomi Jawa Timur," katanya.
Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020