Delapan korban luka akibat Jalan Tol Cibitung-Cilincing ambruk

Delapan korban luka akibat Jalan Tol Cibitung-Cilincing ambruk

Lokasi ambruknya konstruksi pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing ambruk di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Jakarta (ANTARA) - Pihak PT Waskita Beton Precast Tbk., mencatat sebanyak delapan pekerja mengalami luka ringan akibat pekerjaan pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing di Jakarta Utara, ambruk pada Minggu (16/8).

"Delapan orang dengan luka ringan," kata pelaksana tugas Sekretaris Perusahaan PT Waskita Beton Precast, Ales Okta Pratama kepada Antara di Jakarta, Senin malam.

PT Waskita Beton Precast merupakan perusahaan publik yang melantai di bursa saham dengan kode saham WSBP.

Setelah kejadian ambruk bangunan pada proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing WSBP Seksi IV itu, Ales menegaskan PT Waskita Beton Precast telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengevakuasi pekerja yang mengalami luka ringan guna menjalani perawatan di RS Citra Harapan Indah, Bekasi.

Baca juga: Proyek konstruksi Jalan Tol Cibitung-Cilincing Waskita Beton ambruk
Baca juga: Pekerjaan konstruksi Jalan Tol Cibitung-Cilincing ambruk di Jakut
Baca juga: BPJT segera investigasi ambruknya Jalan Tol Cibitung-Cilincing


Selain itu, WSBP telah mensterilkan area pekerjaan dan membentuk tim internal untuk menginvestigasi musibah itu agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ales menyatakan WSBP berkomitmen tinggi untuk menerapkan dan mengedepankan prosedur K3 pada setiap proses pekerjaan di seluruh unit perusahaan.

Proyek konstruksi pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing roboh di Jalan Kampung Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Minggu (16/8) sore.

Pantauan Antara di lokasi kejadian, telah terdapat garis polisi yang dan satu unit mobil operasional dari Polsek Cilincing yang mengolah tempat kejadian perkara.
Pewarta : Fauzi
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2020