Kawasan Gunung Soputan diusulkan jadi objek wisata nasional

Kawasan Gunung Soputan diusulkan jadi objek wisata nasional

Ilustrasi - Para pendaki Gunung Soputan(Foto Ist/Guntur Bilulu) (.)

Minahasa Tenggara (ANTARA) - Kawasan Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, diusulkan menjadi objek wisata nasional ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kawasan objek wisata Gunung Soputan akan terus di kembangkan. Kami dari Pemkab berencana untuk mengusulkan kawasan ini menjadi objek wisata nasional," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sartje Taogan di Ratahan, Kamis.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Minahasa (Pemkab) telah membentuk tim yang terdiri dari sejumlah instansi teknis untuk melakukan pengembangan kawasan.

Baca juga: Minahasa jajaki kemungkinan buat KEK pariwisata Danau Tondano

"Kami sangat serius untuk mengembangkan wilayah sekitar Gunung Soputan. Hari ini tim bersama Dinas PU sudah turun ke lokasi untuk menentukan area yang bakal dijadikan lokasi pengembangan wisata gunung,” jelasnya.

Pengembangan tersebut, lanjut dia, sangat mendesak untuk dilakukan karena area sekitar wilayah Gunung Soputan merupakan kawasan hutan lindung.

“Seperti yang dikatakan Bupati James Sumendap, untuk pengembangan di wilayah tersebut perlu izin. Makanya kami saat ini kami berkonsultasi dengan pihak kehutanan, dalam hal ini Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah Enam Manado,” ujarnya.

Konsultasi tersebut terkait dengan penentuan koordinat yang akan dijadikan pengembangan wisata gunung.

Baca juga: KEK Pariwisata Pulisan-Likupang Sulut diyakini sejahterakan masyarakat

“Sesuai instruksi, Bupati juga meminta kami untuk menyurat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sebab sesuai rencana ada delapan spot wisata di kaki Gunung Soputan yang akan kita siapkan untuk jadi kawasan wisata gunung,” tandasnya.

Adapun beberapa spot wisata gunung yang bakal dikembangkan, di antaranya treking gunung khusus untuk wisatawan yang senang petualangan dengan mendaki gunung.

Selain itu ada juga jalur off road untuk kendaraan baik kendaraan roda dua dan empat bagi wisatawan yang hobi petualangan dan otomotif.

Fasilitas wisata, seperti gazebo, rest room, dan tempat ganti, begitu juga spot untuk atraksi, seperti paralayang di siang hari serta balon udara di malam hari, serta spot rekreasi lain untuk swafoto, ayunan, dan lainnya.

Baca juga: "Pesta Nelayan Tondano" Dorong Pariwisata Minahasa
Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020