KPU Kepri optimistis penelitian data pemilih rampung tepat waktu

KPU Kepri optimistis penelitian data pemilih rampung tepat waktu

Komisioner KPU Kepri Priyo Handoko (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) optimistis tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih untuk Pilkada 2020 selesai tepat waktu.

Komisioner KPU Kepri Priyo Handoko, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) melaporkan 82 persen calon pemilih telah diteliti. Jumlah calon pemilih pada Pilkada Kepri 2020 sekitar 1,3 juta orang.

Namun cukup banyak PPDP yang sudah menyelesaikan tugasnya, namun belum sempat melaporkan kepada KPU kabupaten dan kota. Karena itu, ia memprediksi PPDP sudah melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih lebih dari 82 persen.

"Kemungkinan mencapai 95 persen. Apalagi 63 persen dari 4.091 anggota PPDP atau sekitar 2.500 orang anggota PPDP sudah menyelesaikan tugasnya," katanya lagi.
Baca juga: Isdianto-Suryani deklarasi Pilkada Kepri awal Agustus

PPDP mulai bekerja 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020. Sejauh ini, tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih berjalan lancar, tidak ada permasalahan yang menghambat kinerja PPDP.

Sedangkan permasalahan teknis di lapangan, terutama di pulau-pulau dapat diatasi, mengingat PPDP merupakan warga setempat sehingga tidak sulit untuk melaksanakan tugasnya.

"Proses pencocokan dan penelitian data pemilih berjalan lancar. Kalau pun ada permasalahan, tidak sampai menghambat pelaksanaan tahapan itu," ujarnya.

Ia mengimbau seluruh PPDP untuk memakai alat pelindung diri, seperti masker, pelindung wajah dan sarung tangan saat melaksanakan tugasnya. PPDP juga tidak perlu masuk ke rumah warga, melainkan cukup melihat kelengkapan administrasi kependudukan warga berupa KTP elektronik dan kartu keluarga di teras atau di depan pagar.

"Ini untuk melindungi diri dan orang lain agar tidak tertular COVID-19," ujarnya pula.
Baca juga: KPU sampaikan coklit Pilkada 2020 di Kepri baru capai 22 persen
 
Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020