Pelanggar sosialisasi ganjil genap kendaraan di Jakbar turun

Pelanggar sosialisasi ganjil genap kendaraan di Jakbar turun

Polantas memberikan sosialisasi kepada pengendara yang melanggar saat hari pertama pemberlakuan kembali kebijakan ganjil-genap kendaraan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (3/8/2020). . ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj

Jakarta (ANTARA) - Kasatlantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Purwanta mengatakan pelanggar  sosialisasi ganjil genap kendaraan di wilayahnya mengalami penurunan.

"Semakin menurun. Hari pertama 100 pelanggar, hari kedua 69 pelanggar, lanjut 58 pengemudi. Jadi sudah mulai menurun," ujar Kompol Purwanta di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Pelanggar ganjil genap semakin berkurang pada jam sibuk

Sosialisasi ganjil genap juga akan diperpanjang hingga Minggu (9/8), sehingga pada periode itu masih belum diberlakukan penindakan.

Kebijakan ganjil genap diperlukan untuk menegakkan kembali aturan lalu lintas, dan juga sebagai "rem darurat" mengontrol pergerakan warga sebagai upaya pengendalian penyebaran COVID-19.

Baca juga: Jakarta Selatan kerahkan 80 personel sosialisasi ganjil genap

Di tengah sosialisasi ganjil genap, pihak Satlantas Wilayah Jakarta Barat juga menggencarkan sosialisasi penggunaan masker.

"Tapi masih ada juga pelanggarnya. Sehingga perlu kami perdalam lagi sosialisasinya," ujar Purwanta.

Baca juga: Petugas gabungan bagikan bunga saat sosialisasi ganjil-genap

Kawasan di Jakarta Barat yang dikenai aturan ganjil genap di Jakarta Barat adalah Jalan Letjen S Parman, Slipi, Palmerah, Jalan Tomang Raya, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Pintu Besar Selatan, Tamansari, Jakarta Barat.
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020