Wamen PUPR: Beberapa proyek jalan Trans Papua ditunda ke 2021

Wamen PUPR: Beberapa proyek jalan Trans Papua ditunda ke 2021

Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempi Wetipo (ANTARA/Evarianus Supar)

Timika (ANTARA) - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempi Wetipo menyebut ada sejumlah proyek strategis jalan Trans Papua yang seharusnya dilanjutkan tahun ini namun ditunda pelaksanaannya hingga 2021 lantaran dampak pandemi COVID-19.

Ditemui di Timika, Selasa, Wetipo mengatakan dengan adanya pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak Februari 2020, sebagian alokasi anggaran Kementerian PUPR dialihkan untuk penanganan wabah virus corona ini.

"Ada beberapa pekerjaan termasuk di Papua yang bukan dibatalkan tapi ditunda pelaksanaannya sampai tahun 2021," kata Wetipo.

Mantan Bupati Jayawijaya dua periode itu menyebut pada tahun anggaran 2020 Kementerian PUPR mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp120 triliun. Setelah adanya pandemi COVID-19, anggaran Kementerian PUPR yang dilakukan 'recofusing' untuk dialihkan ke program penanganan COVID-19 sebesar Rp46 triliun.

Sisa anggaran Kementerian PUPR sebesar kurang lebih Rp70 triliun akan digunakan untuk penanganan infrastruktur, termasuk penanganan masalah bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini.

Terkait pembangunan jalan trans Papua. Wamen PUPR menyebut pemerintah sangat fokus untuk bisa segera menyelesaikan itu agar terjadi konektivitas antarwilayah di Provinsi Papua dan Papua Barat sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo.

"Sebagaimana arahan bapak presiden, kita memang fokus untuk menyelesaikan itu. Apalagi saya sudah diberikan penugasan khusus melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2020 untuk melakukan pengkoordinasian dan pengendalian pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua dan Papua Barat. Bapak presiden memang sangat menaruh perhatian agar konektivitas di Papua dan Papua Barat itu bisa segera terselesaikan melalui tuntasnya pembangunan jalan trans Papua sehingga masyarakat Papua bisa mendapatkan manfaat," jelas Wetipo.

Berdasarkan laporan dari Balai Pembangunan Jalan Nasional Wilayah Papua dan Papua Barat, katanya, ada beberapa titik di ruas jalan Trans Papua yang kini mengalami longsor akibat curah hujan yang tinggi.

"Pak Zefnat dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional Wilayah Papua sudah melakukan peninjauan ke beberapa titik ruas jalan Trans Papua yang dilaporkan mengalami longsor. Mudah-mudahan itu segera ditangani secepatnya," kata Wetipo.

Wamen PUPR John Wempi Wetipo bersama beberapa staf pada Selasa siang sempat transit beberapa jam di Bandara Mozes Kilangin Timika setelah melakukan kunjungan kerja ke Tual, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Selanjutnya Wamen PUPR bersama rombongan langsung bertolak ke Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan yang dilanda banjir bandang beberapa hari lalu.
 
Pewarta : Evarianus Supar
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020