Dinkes Kulon Progo catat ada penambahan tiga pasien positif COVID-19

Dinkes Kulon Progo catat ada penambahan tiga pasien positif COVID-19

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, mencatat ada tambahan tiga kasus pasien positif COVID-19, sehingga total menjadi 24 kasus.

"Hari ini, kami mendapat laporan ada penambahan tiga kasus COVID-19," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan pasien positif COVID-19 KP-22 adalah perempuan, 23 tahun, warga Kecamatan Lendah. Kemudian KP-23 adalah laki-laki yang merupakan balita umur satu tahun dan KP-24 adalah laki-laki umur 26 tahun. Ketiganya dari Kecamatan Lendah dan merupakan satu keluarga.

Baca juga: Dua hakim Pengadilan Agama Lumajang positif COVID-19

"Saat ini, pasien sudah ada di RSUD Wates karena sejak Senin tiga pasien ini sudah memiliki gejala, dan statusnya PDP. Kemudian hasil laboratorium dari swab test, positif COVID-19," katanya.

Baning mengatakan dari total 24 kasus pasien positif COVID-19 di Kulon Progo, masih ada 10 pasien yang dirawat di RSUD Wates dan PKU Bantul. Kemudian, total PDP ada 105 orang, dan masih ada dua orang yang dirawat di RSUD Wates. Selanjutnya, total ODP ada 1.880 orang, dan yang masih dalam pemantuan ada 45 orang.

Selanjutnya, untuk pelacakan kasus KP-21 ini, Dinas Kesehatan melakukan rapid test terhadap 21 warga yang memiliki kontak erat dengan KP-21. Hasil rapid test yang kontak KP-21 semuanya negatif atau non reaktif.

Baca juga: Seluruh pasien positif COVID-19 di Pusdikpom AD dinyatakan negatif

"Hari ini, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap empat orang yang kontak erat lainnya, namun kami belum mendapat laporan hasilnya. Harapan kami hasilnya negatif," katanya.

Lebih lanjut, Baning mengatakan swab massal terhadap tenaga kesehatan sampai hari ini sudah memeriksa 20 orang dari masing-masing 14 puskesmas. "Hasilnya negatif semua. Kami masih melanjutkan tes ini sampai minggu ketiga Juli dengan target sekitar 1.500 sampai 1.600 tenaga kesehatan," katanya.

Baca juga: Jubir: Positif COVID-19 bertambah 1.522, sembuh bertambah 1.414
Baca juga: Di Kota Bandung tujuh kecamatan bebas kasus positif aktif COVID-19
Baca juga: Pasien positif COVID-19 di RSD Wisma Atlet berjumlah 1.140 orang
Pewarta : Sutarmi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020