Selandia Baru kejar penembak dua polisi saat razia rutin

Selandia Baru kejar penembak dua polisi saat razia rutin

Ilustrasi: Polisi Selandia Baru menjaga masjid Al-Noor ketika pengunjung datang di Christchurch, Selandia Baru, Kamis (25/4/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Tracey Nearmy

Wellington (ANTARA) - Kepolisian Selandia Baru sedang mengejar seseorang yang menembak dua polisi hingga luka parah, saat razia rutin lalu lintas pada Jumat, dan kemudian kabur di Kota Auckland.

Satu anggota masyarakat tertabrak kendaraan saat tersangka kabur, menurut pernyataan polisi di akun Twitter.

"Garis polisi dipasang dan sekolah-sekolah di daerah terdekat diimbau untuk melakukan penguncian," kata Inspektur Naila Hassan, komandan distrik Waitemata, melalui pernyataan.

Kejahatan senjata masih relatif langkah di Selandia Baru, yang undang-undangnya soal persenjataan diperketat dua kali lipat sejak seorang pria bersenjata tahun lalu membantai 51 anggota jamaah di Christchurch, dalam penembakan massal tersadis di negara tersebut.

Pada Kamis (18/6), para anggota dewan mengesahkan undang-undang tentang registrasi senjata api baru yang wajib diperbarui oleh pemegang lisensi saat mereka membeli atau menjual senjata.

Sumber: Reuters

Baca juga: Setahun setelah penembakan di masjid, Selandia Baru perangi kebencian

Baca juga: Terdakwa penembak masjid di Selandia Baru mengaku bersalah

Baca juga: Warga Selandia Baru serahkan lebih dari 10.000 senjata api


 

Presiden kecam keras penembakan Basjid Selandia Baru

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020