Warga Sulteng sembuh dari COVID-19 bertambah, kini jadi 12 orang

Warga Sulteng sembuh dari COVID-19 bertambah, kini jadi 12 orang

Seorang warga melintas di depan ruang penanganan COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (13/4/2020). ANTARAFOTO/Basri Marzuki/wsj

Palu (ANTARA) - Warga Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona penyebab COVID-19 terus bertambah dan kini sudah 12 orang.

Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Muhammad Haris Kariming menyatakan hari ini satu warga Sulteng yang berdomisili di Kabupaten Buol dinyatakan telah sembuh.

"Satu pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Mokopido Kabupaten Tolitoli dinyatakan sembuh oleh dokter dan tim medis yang menangani," katanya di Palu, Rabu.

Baca juga: Empat pasien positif COVID-19 di Buleleng dinyatakan sembuh

Dengan begitu sudah ada 12 orang warga Sulteng yang sembuh dari virus yang pertama kali mengifeksi warga Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.

"Karena itu kami mengimbau masyarakat Sulteng untuk berpartisipasi mendukung tim surveilans dinas kesehatan (dinkes) kabupaten dan kota melacak dan menelusuri orang-orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien COVID-19,"ajaknya.

Hal itu dilakukan, lanjut Haris, demi memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 dari pasien COVID-19 utamanya dari orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan seluruh pasien.

"Adapun warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 berjumlah 141 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 41 orang," tambahnya.

Hingga hari ini total 70 orang warga Sulteng yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab.

Dari 70 orang tersebut, 12 dinyatakan sembuh dan 3 meninggal dunia.

Baca juga: Difabel di DIY bantu 1.000 masker untuk penanganan COVID-19
Baca juga: Sepulang dari Jakarta, ibu dan dua anaknya mengisolasi diri ke ladang

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020