Jambi (ANTARA) - Seorang wanita pasien dalam pengawasan (PDP) yang selama ini menjalani perawatan di RS Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Provinsi Jambi terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab di laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah selaku Juru Bicara Gugur Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi, Selasa mengatakan pasien positif COVID-19 di Jambi bertambah satu orang.

"Hari ini berdasarkan hasil uji swab, pasien positif COVID-19 di Jambi bertambah satu orang, sehingga total pasien positif jadi lima orang," kata Johansyah.

Satu orang tambahan pasien positif COVID-19 diberi nama pasien 05. Pasien tersebut seorang wanita usia 47 tahun asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dirawat di RSUD daerah setempat.

Baca juga: Dampak COVID-19, Disnakertrans: 4.034 tenaga kerja di Jambi dirumahkan

Baca juga: Jambi naikkan status siaga menjadi tanggap darurat COVID-19

Baca juga: Gugus tugas COVID-19 Jambi siap cek kesehatan 136 santri


Yang bersangkutan merupakan pasien wanita pertama di Jambi yang terkonfirmasi COVID-19. Sebelumnya empat pasien pria positif COVID-19

Sebelumnya wanita tersebut masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) karena baru melakukan perjalanan dari Bogor.

Johansyah mengatakan tim gugus segera menginventarisir dan menelusuri (tracing) orang-orang yang kontak dekat dengan pasien 05. Semua orang yang kontak akan menjalani tes cepat (rapid test).

Pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tanjabbar terkait status hasil laboratorium dari pasien itu, selanjutnya melakukan penanganan sesuai protokol penanganan COVID-19.

Sementara itu Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tanjabbar Taharuddin menyatakan telah melakukan langkah penanganan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabbar dengan melakukan penanganan sesuai dengan protokol kesehatan. Pasien itu merupakan pasien pertama terkonfirmasi positif di Tanjabbar.

Pada kesempatan itu juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jambi juga mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah, jaga kesehatan selalu cuci tangan dan wajib menggunakan masker jika harus ke luar rumah.

Saat ini terdapat 543 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 11 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jambi. Sementara pasien yang menunggu hasil uji swab sebanyak tujuh orang.

Pada kesempatan itu, Johansyah juga meminta masyarakat untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada pasien dan keluarga pasien yang terkonfirmasi COVID-19 maupun yang dalam pemantauan. Dalam kondisi saat ini sangat diperlukan saling bantu dan saling mendukung untuk sama-sama bisa keluar dan mengatasi penyebaran COVID-19.

"Tetap perhatikan protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh pemerintah, patuhilah dan disiplin," kata Johansyah menambahkan.*

Baca juga: Tunggu uji swab, dua anak di Merangin Jambi masuk kategori PDP

Baca juga: DPRD Jambi setujui tambahan anggaran Rp200 miliar penanganan COVID-19

Baca juga: Kapolda kembali periksa posko siaga COVID-19 perbatasan Jambi-Riau

Pewarta: Syarif Abdullah dan Dodi Saputra
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2020