Kemarin wabah corona diprediksi berakhir Mei, Presiden bahas lockdown

Kemarin wabah corona diprediksi berakhir Mei, Presiden bahas lockdown

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020). Presiden antara lain menjelaskan perihal "lockdown" untuk mencegah penyebaran virus corona.(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Jakarta (ANTARA) - Kemarin Guru Besar Statistik UGM memprediksi wabah corona berakhir Mei 2020 dan Presiden Joko Widodo menjelaskan perihal "lockdown" saat meninjau rumah sakit darurat di Pulau Galang, Riau.

Selain itu ada warta mengenai data terbaru kasus COVID-19 di Indonesia serta upaya penanggulangannya dalam ringkasan berita berikut.

Guru Besar UGM prediksikan wabah COVID-19 berakhir Mei 2020

Guru Besar Statistik Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dedi Rosadi memperkirakan persebaran COVID-19 di Indonesia akan berhenti pada akhir Mei 2020 dengan minimum total penderita mencapai 6.174 kasus.

Penderita COVID-19 di Indonesia capai 1.677, 103 sembuh

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat hingga Rabu (1/4) jumlah orang yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 mencapai 1.677 dan 103 di antaranya sembuh.

Presiden jelaskan makna "lockdown" saat tinjau RS darurat Pulau Galang

Presiden Joko Widodo menjelaskan makna lockdown saat meninjau rumah sakit darurat COVID-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu.

"Lockdown itu apa sih? Harus sama. Lockdown itu orang tidak boleh keluar rumah, transportasi semua berhenti, yg namanya bus, kendaraan pribadi, sepeda motor, kereta api, pesawat, berhenti semua. Kegiatan kantor berhenti semua," katanya.

Pemerintah Jawa Barat kerahkan drone untuk cegah penyebaran corona

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengerahkan drone untuk menyemprotkan disinfektan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona penyebab COVID-19.

Jateng selatan-pegunungan tengah masuki masa transisi

Wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan dan pegunungan tengah Jateng diprakirakan memasuki masa transisi dari musim hujan menuju awal musim kemarau 2020, kata analis cuaca BMKG Stasiun Meterologi Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan.

 
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020