PMI lakukan penyemprotan cairan antikuman massal di 26 provinsi

PMI lakukan penyemprotan cairan antikuman massal di 26 provinsi

Kendaraan PMI yang digunakan untuk menyemprotkan cairan antikuman di Jakarta. (ANTARA/Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) telah melakukan penyemprotan cairan antikuman secara massal di 26 provinsi guna mencegah penyebaran virus corona penyebab wabah COVID-19 di Tanah Air.

"Fokus PMI akan membantu masyarakat di bidang mitigasi dan mencegah penularan," kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Menipis dampak COVID-10, Gubernur Aceh Ajak masyarakat donor darah

Hingga Jumat (27/3), PMI telah melakukan penyemprotan disinfektan di 6.839 titik yang tersebar di 131 kabupaten dan kota di Indonesia.

Lokasi penyemprotan difokuskan pada area-area di antaranya rumah-rumah ibadah, sekolah, pasar, perkantoran dan gedung pemerintahan.

"Penyemprotan disinfektan dilakukan untuk mencegah atau minimal menghambat penularan," kata Wakil Presiden RI periode 2004-2009 dan 2014-2019 tersebut.

Baca juga: Kadin serahkan Rp10 miliar ke PMI bantu tangani COVID-19

PMI, kata dia, juga memaksimalkan penyemprotan cairan antikuman di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Ibu kota dinilai yang menjadi episentrum penyebaran COVID-19 dan menjadi target penyemprotan secara massal dengan target 600 titik penyemprotan per hari.

Tercatat sekitar 1.500 titik telah disemprot di wilayah DKI Jakarta dengan mengerahkan sekitar 3.000 personel relawan.

Untuk mendukung upaya penyemprotan secara massal di DKI Jakarta, PMI pusat telah mengirimkan 10 unit motor roda tiga beserta peralatan penyemprotan dan alat pelindung diri (APD).

Hal itu termasuk pula diperuntukkan bagi para relawan di seluruh PMI kabupaten dan kota yang tersebar di wilayah DKI, katanya.

Baca juga: Wali Kota Jaksel minta PMI fasilitasi warga yang ingin mendonor

"Kami berharap kegiatan ini akan banyak diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya," kata Wakil Presiden Ke-10 dan 12 RI itu.

PMI pusat juga telah membuat gudang darurat untuk penanganan wabah COVID-19 di halaman Gedung Smesco Jakarta.

Gudang logistik darurat tersebut untuk menampung berbagai sarana dan prasarana pendukung di antaranya 120 unit mobil tangki air yang dimodifikasi menjadi kendaraan penyemprotan cairan antikuman, kendaraan pick up sebanyak 230 unit dan peralatan penyemprotan serta cairan antikuman.

Untuk mendukung kegiatan PMI menangani COVID-19, PMI membuka rekening donasi di Bank Mandiri 070-00-0996190-0 atas nama Palang Merah Indonesia dan Bank Central Asia (BCA) 206.300668.8 atas nama Kantor Pusat PMI.

Baca juga: PMI Jakbar pastikan pendonor darah layak saat pandemi COVID-19
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020