Warga pulang dari Prancis jadi kasus pertama corona di Uzbekistan

Warga pulang dari Prancis jadi kasus pertama corona di Uzbekistan

Para pengunjung antre di Museum Louvre sementara para petugas menutup museum itu saat rapat staf, soal wabah virus corona, di Paris, Prancis, Minggu (1/3/2020). ANTARA/REUTERS/Gonzalo Fuentes/TM

Tashkent (ANTARA) - Seorang warga Uzbekistan terbukti positif tertular virus corona sepulangnya dari Prancis, menjadi kasus infeksi pertama di negara Asia Tengah berpenduduk 34 juta tersebut.

Kasus itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Uzbekistan pada Minggu.

Pihaknya mengaku sedang mengambil langkah yang diperlukan terkait pencegahan penyebaran virus corona.

Pada Minggu, maskapai pemerintah Uzbekistan menghentikan sementara atau membatasi penerbangan ke sejumlah kota di Eropa Barat, Asia dan Timur Tengah hingga akhir April.

Virus corona, alias COVID-19, pertama kali muncul di China tengah pada Desember tahun lalu dan hingga kini telah menjangkit ke lebih dari 120 negara dan wilayah.

Kematian global akibat virus corona melebihi angka 5.300 dengan sedikitnya 142.000 kasus terkonfirmasi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyebut Eropa sebagai episentrum baru virus corona.

Sumber: Reuters

Baca juga: Uzbekistan kirim 40 ton peralatan medis ke China

Baca juga: Turki bakal ekspor alat deteksi corona ke Uzbekistan dan Kyrgyzstan

Baca juga: Rusia hentikan ekspor masker di tengah kekhawatiran corona


 

PT KAI larang calon penumpang berangkat bila terpapar COVID-19

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020