Cegah COVID-19, Rumah Zakat inisiasi penyuluhan hidup bersih dan sehat

Cegah COVID-19, Rumah Zakat inisiasi penyuluhan hidup bersih dan sehat

Relawan Rumah Zakat memberikan penyuluhan perilaku hidup bersih mencuci tangan dengan menggunakan sabun di Jakarta, Selasa (3/3/2020). (Humas Rumah Zakat)

Jakarta (ANTARA) - Rumah Zakat menginisiasi program penyuluhan hidup bersih dan sehat (PHBS) ke berbagai sekolah dan juga Posyandu Desa Berdaya yang ada di 33 provinsi dari Aceh hingga Papua guna mengantisipasi penularan virus corona atau COVID-19.

"Pengumuman penyebaran virus corona telah sampai ke Indonesia memunculkan beragam reaksi dari masyarakat Indonesia," kata Chief Program Officer Rumah Zakat Murni Alit Baginda melalui rilis pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan sebagian besar masyarakat merasa khawatir bahwa virus corona akan menyerang diri dan keluarga mereka.

Untuk menanggapi keresahan yang terjadi di masyarakat, Rumah Zakat menginisiasi program sosialisasi Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Dalam sosialisasi tersebut, para relawan Rumah Zakat menerangkan cara mencegah terjangkitnya COVID-19, termasuk bagaimana cara mencuci tangan dengan benar.

"Salah satu upaya untuk mencegah virus corona masuk ke dalam tubuh kita adalah dengan menjaga kebersihan diri. Salah satunya dengan mencuci tangan dengan menggunakan sabun maupun cairan antiseptik," katanya.

Untuk itu, Rumah Zakat menyosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat kepada anak-anak yang berada di sekolah dan juga para orang tua melalui kegiatan Posyandu yang ada di 1.634 Desa Berdaya.

Selain menjaga kebersihan tubuh, penyuluhan perilaku hidup bersih lainnya adalah dengan meminimalisasi kegiatan menyentuh wajah, terutama saat tangan masih kotor.

Selanjutnya, perilaku hidup bersih lainnya yang perlu dkterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan rutin mengganti masker saat sedang sakit atau terkena flu, menjaga jarak dengan mereka yang sedang terserang batuk dan bersin, mengurangi kegiatan di tempat yang ramai serta mengonsumsi makanan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh.

"Kami pun menyarankan kita harus senantiasa berdoa memohon perlindungan kepada Allah agar terhindar dari wabah penyakit yang belum ditemukan antivirusnya ini. Serta perbanyaklah sedekah. Sebab menurut hadits riwayat Imam Baihaqi, Rasulullah bersabda, bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah," kata Murni.
Pewarta : Katriana
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2020