Jakarta (ANTARA News) - Lima film Indonesia yang tampil pada Festival Film Berlinale ke-59, di Berlin, Jerman, 5-15 Februari 2009 memperoleh sambutan yang menggembirakan dari para pengunjung. Menurut keterangan resmi dari Departemen Luar Negeri di Jakarta, Kamis, perhatian masyarakat Jerman terhadap film-film Indonesia cukup menggembirakan yang ditandai dengan terjual habisnya tiket film Indonesia tiga hari menjelang pertunjukan dan banyaknya peminat film-film Indonesia yang tidak berkesempatan menontonnya. Tidak hanya itu, menurut pernyataan tersebut, penyelenggara juga memberikan perhatian khusus kepada film Indonesia, dengan memasang gambar Laskar Pelangi dan At Stake dalam sampul buku program Berlinale 2009, mewakili film-film Asia. Berlinale diselenggarakan sejak 1951 dan sukses menjadi salah satu "barometer" festival film dunia. Pesta tahunan para insan dan penggemar film dunia tersebut selalu dipadati tidak kurang dari 19.000 insan film dan 4000 jurnalis dari 120 negara, serta 230 ribu penonton. Panitia festival itu mempunyai kualifikasi yang cukup tinggi dan khusus terhadap film yang akan ditayangkan untuk menjaga kualitas dari festival tersebut. Indonesia mencatat sukses besar di Berlinale 2009 ini, mengingat dari 400 film yang lulus seleksi panitia, lima diantaranya merupakan karya sineas Indonesia. Film-film Indonesia tersebut adalah Laskar Pelangi (Riri Reza) dan At Stake (Nia Dinata) yang bertarung di kategori Panorama (audience award), Generasi Biru (Garin Nugroho) di kategori film dokumenter, serta Trip to the Wound (Edwin) dan Musafir (BW Purba Negara) di kategori film pendek. Film-film Asia lainnya yang hadir di Berlinale 2009 di antaranya dari Cina, India, Jepang, Malaysia, dan Taiwan. Memanfaatkan kehadiran para insan film Indonesia di ajang Berlinale 2009, pada 10 Pebruari 2009 Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Berlin menyelenggarakan dialog dan ramah tamah para insan film antara lain Mira Lesmana, Riri Riza, Andrea Hirata, Nia Dinata, dan BW Purba Negara, dengan masyarakat Indonesia di Jerman. Mereka datang tidak hanya dari Berlin tapi juga dari kota-kota lain seperti Hannover, Frankfurt, dan lain-lain. Kepala Perwakilan RI di Berlin Wajid Fauzi, dalam sambutannya mengharapkan para insan film Indonesia sukses pada Festival Film Berlinale 2009. Kesuksesan tersebut diharapkan akan meningkatkan upaya promosi citra dan mengharumkan nama baik Indonesia di kawasan Eropa, khususnya Jerman, melalui seni film.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009