Politeknik Penerbangan Curug sosialisasi pendidikan kedinasan Kemenhub

Politeknik Penerbangan Curug sosialisasi pendidikan kedinasan Kemenhub

Kegiatan sosialisasi untuk menarik minat siswa/siswi lulusan Sekolah Menegah Atas atau sederajat bergabung dengan perguruan tinggi kedinasan di bahwa Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan di Yogyakarta. ANTARA/HO-PPI Curug, Kementerian Perhubungan.

Jakarta (ANTARA) - Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug menggelar sosialisasi untuk menarik minat siswa/siswi lulusan Sekolah Menegah Atas atau sederajat bergabung dengan perguruan tinggi kedinasan di bahwa Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan.

"Kegiatan ini juga sebagai sarana siswa dan siswi untuk mengetahui adanya sekolah kedinasan di bawah Kemenhub, beberapa di antaranya menyelenggarakan jalur pola pembibitan, dengan biaya pendidikan sampai lulus dibebankan oleh APBN atau dengan kata lain gratis. Para para siswa hanya menanggung biaya hidup dan lainnya," kata Direktur PPI Curug, Capt Avirianto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Institut Teknologi Penerbangan Lombok terus cetak pilot berkualitas

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada rangkaian pameran pendidikan di Gedung Disdikpora Yogyakarta yang digelar 27 hingga 29 Februari 2020. Sedangkan untuk sesi Sosialisasi Perguruan Tinggi Kedinasan Kemenhub dilakukan pada 28 Februari 2020.

Menurutnya, Yogyakarta merupakan kota kedua setelah Menado pada 17 Februari 2020 sedangkan kota ketiga yang merupakan rangkaian terakhir yang diikuti oleh PPI Curug akan berlangsung di Pangkalpinang, Bangka Belitung pada 2 hingga 4 Maret 2020.

Avirianto mengatakan tujuan digelarnya kegiatan itu selain untuk pengenalan kampus dan programnya, juga untuk meningkatkan kompetensi SDM transportasi, khusus bidang transportasi udara.

Sebab, untuk menjawab tantangan ke depan dalam keberlangsungan pembangunan di bidang perhubungan sangat ditentukan oleh SDM itu sendiri.

Baca juga: Astonacci pastikan kualitas pilot meski masa pendidikan singkat

Untuk ini pihaknya sebagai bagian dari lembaga negara yang bertugas meningkatkan kualitas SDM akan terus melakukan kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda.

Ia juga menambahkan pada tahun 2020 ini PPI Curug membuka delapan program studi yang terdiri, Teknik Pesawat Udara Program Sarjana Terapan, Teknik Navigasi Udara Program Sarjana Terapan, Teknik Listrik Bandara Program Sarjana Terapan, Lalu Lintas Udara Program Sarjana Terapan, Teknik Mekanikal Bandar Udara Program Diploma 3, Teknik Bangunan dan Landasan Program Diploma 3, serta Penerangan Auronotika dan Operasi Bandar Udara Program Diploma 3.

Menurutnya, untuk dapat bergabung di PPI Curug para siswa dan siswi harus melalui tahapan tes di antaranya, pendaftaran, seleksi kompetensi dasar seperti wawasan kebangsaan dan tes inteligensi, psikotest, tes kesehatan, kesamaptaan dan yang terakhir wawancara.

Baca juga: Sekolah penerbangan akan beroperasi di Biak

"Tes tersebut menerapkan sistem gugur di setiap tahapannya," katanya.

Untuk tahun 2020 ini, katanya, pihaknya membuka 8 program studi jalur pola pembibitan di mana masing masing program membuka satu kelas saja yang isi oleh 24 siswa. Sehingga untuk tahun ini PPI membuka kesempatan bagi seluruh siswa dan siswi Sekolah Menegah Atas atau yang sederajat sekitar 192 anak.

"Kami berharap ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para generasi muda di seluruh Indonesia," katanya.

Baca juga: Anak pekerja migran di Malaysia dapat beasiswa pilot
 
Pewarta : Ahmad Wijaya
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020