Hoaks, video sabu dalam nanas terjadi di Indonesia

Hoaks, video sabu dalam nanas terjadi di Indonesia

Tangkapan layar video hoaks yang menyebutkan penyelundupan nanas berisi sabu-sabu terjadi di Indonesia. (WhatsApp)

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah video tentang narkoba jenis sabu yang dimasukkan ke dalam nanas beredar melalui percakapan aplikasi WhatsApp.

ANTARA, pada Senin (6/1), menerima video yang menjelaskan bagaimana dua orang petugas keamanan mengambil nanas dari kotak.

Mereka kemudian membanting nanas itu ke lantai. Nanas yang hancur itu ternyata berisi paket narkoba yang dikemas dalam plastik.

Video itu juga menyertakan keterangan tertulis yaitu. "Nanas ilegal isinya Narkoba sabu2 yg dikemas Nanas buatan berhasi diamankan BNN dan Mabes Polri".

Hanya saja, di sudut kiri video terdapat logo dari institusi kepolisian dengan keterangan "Policia Nacional M Interior".

Benarkah peristiwa nanas berisi sabu-sabu itu terjadi di Indonesia?

Penjelasan:

ANTARA menemukan video penyelundupan narkoba jenis kokain dalam nanas itu telah beredar di situs berbagi video Youtube secara berulang sejak 2018.

Berdasarkan penelusuran, tulisan "Policia Nacional M Interior" merujuk pada institusi Kepolisian Nasional Spanyol dan video itu merupakan video milik lembaga keamanan negara itu.

Video yang dipublikasikan pertama kali pada Agustus 2018 itu diunggah ulang oleh sejumlah akun media seperti Kantor Berita AFP dan VOA News di Youtube.

AFP mempublikasikan video itu pada 28 Agustus dengan judul "Spanish police in pineapple cocaine bust". Sedangkan VOA News mempublikasikan video tersebut pada 27 Agustus dengan judul "Spanish police seize cocaine stuffed pineapples".

Sejumlah media dalam jaringan (online) internasional seperti New York Post dan The Independent juga mempublikasikan penemuan kokain di dalam nanas tersebut.

The Independent dalam artikel berjudul "Police Find More Than 65 Kg of Cocaine Hidden in Pineapples" menyebutkan polisi di Madrid menemukan 65 kilogram kokain yang disimpan di dalam nanas. 

Nanas-nanas itu diletakkan di pasar MercaMadrid, yang merupakan pasar ikan terbesar kedua di dunia. Para polisi merekam aparat yang membanting nanas ke lantai dan membuka bungkus silinder tempat menyimpan kokain.

Nanas-nanas tersebut dilaporkan telah dikirim dari Costa Rica ke pelabuhan Setubal, Portugis, sebelum sampai ke pasar MercaMadrid.

Aparat menemukan setiap silinder kemasan itu menyimpan sekitar 800 gram hingga 7.000 gram kokain. 

Penemuan kokain yang disembunyian di dalam nanas bukanlah kejadian pertama. Pada 17 Januari 2018, Kantor Berita Reuters dalam artikel berjudul "Portuguese, Spanish police bust huge 'pineapple' cocaine ring" melaporkan polisi gabungan dari Portugis dan Spanyol menemukan ratusan kilogram kokain yang disembunyian di dalam nanas segar.

Penggerebekan yang dilakukan di kontainer pengiriman itu merupakan kelanjutan atas investigasi lintas-negara sejak April 2017.

Klaim: Video sabu dalam nanas terjadi di Indonesia
Rating: Salah/Disinformasi

Baca juga: Miliki kokain-ganja, warga negara Amerika dituntut 14 tahun penjara

Baca juga: BNNP NTB telusuri pemasok dan pemesan 2 kilogram sabu-sabu asal Aceh
Pewarta : Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020