Tol Japek dibuka untuk umum hingga RI gugat Eropa soal sawit kemarin

Tol Japek dibuka untuk umum hingga RI gugat Eropa soal sawit kemarin

Pengumuman pembukaan sekaligus pengoperasian Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated pada Minggu 15 Desember 2019 pukul 06.00 WIB oleh Jasa Marga. Dokumentasi Jasa Marga

Jakarta (ANTARA) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated resmi dibuka untuk publik pada Minggu (15/12) hingga Indonesia menggugat Uni Eropa terkait diskriminasi soal kelapa sawit ke World Trade Organization (WTO) menjadi berita utama kemarin.

Berikut berita kemarin yang masih layak untuk di simak hari ini :

1. Tol layang Japek dibuka untuk publik Minggu 15 Desember 2019

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated akan resmi dibuka untuk publik pada Minggu 15 Desember 2019 pukul 06.00 WIB.

"Mulai besok pagi Minggu (15/12) pukul 06.00 WIB, pengguna jalan, khususnya yang menempuh jarak jauh, dapat mulai menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) yang membentang dari Simpang Susun Cikunir hingga Karawang Barat tanpa tarif untuk sementara waktu,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Selengkapnya: klik di sini

2. Indonesia gugat Uni Eropa ke WTO, lawan diskriminasi minyak sawit

Pemerintah Indonesia melalui Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa, Swiss resmi mengajukan gugatan terhadap Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO), pada 9 Desember 2019.

Gugatan diajukan terhadap kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) dan Delegated Regulation UE. Kebijakan-kebijakan tersebut dianggap mendiskriminasikan produk kelapa sawit Indonesia.

"Indonesia resmi mengirimkan Request for Consultation pada 9 Desember 2019 kepada Uni Eropa sebagai tahap inisiasi dalam gugatan," ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto lewat keterangannya diterima di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya: klik di sini

3. 19 investor berminat kembangkan “Aerocity” Bandara Kualanamu

PT Angkasa Pura II (Persero) akan mengembangkan Kawasan Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara menjadi Kota Bandara atau Aerocity, serta hub untuk penumpang dan kargo di wilayah Barat Indonesia dengan nilai investasi indikatif sebesar 500 juta dolar AS.

Direktur Transformasi dan Portfolio Strategis PT Angkasa Pura II Armand Hermawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, menyampaikan dalam rangka mempercepat rencana itu, Angkasa Pura II akan menggunakan skema kemitraan strategis (strategic partnership).

Melalui kemitraan strategis, lanjut dia, maka pengembangan Kualanamu dapat dipercepat sehingga mampu mengakomodir pertumbuhan industri.

Selengkapnya: klik di sini

4. Sempat tertunda, Sriwijaya rute Yogyakarta-Makassar akhirnya terbang

Pesawat Sriwijaya kembali melayani penerbangan dengan rute Yogyakarta-Makassar setelah sempat mengalami penundaan penerbangan sejak Sabtu (14/12) di Bandara Internasional Adisutjipto karena mengalami kendala teknis.

Hal itu dibenarkan Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Rio Hendarto Budi Santosa saat dimintai konfirmasi di Yogyakarta, Minggu malam.

"Memang benar hal tersebut, info yang kami dapat dari Sriwijaya air karena alasan keterlambatan karena teknik," kata dia.

Selengkapnya: klik di sini

5. KKP transfer teknologi pengembangbiakan ikan cupang alam

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia melakukan transfer teknologi kepada kalangan pembudi daya terkait teknik pengembangbiakan ikan hias cupang alam yang bernama latin Betta Channoides.

"Balai Riset Budi daya Ikan Hias (BRBIH) telah berhasil mengembangkan ikan ini dan telah dipelajari cara budi dayanya agar bisa berkembang dan lestari," kata Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP Maman Hermawan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya: klik di sini

 

Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019