Asosiasi reksa dana harapkan plaform digital dongkrak investasi mikro

Asosiasi reksa dana harapkan plaform digital dongkrak investasi mikro

Ketua Presidium Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari Muljanto memberikan sambutan saat jumpa peluncuran kampanye #InvestasiAjaDulu di Gedung BEI, Jakarta, Senin. (Antara News/Citro Atmoko) (aprdi)

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) mengharapkan platform digital membantu meningkatkan pertumbuhan investasi mikro di Tanah Air.

Ketua Presidium Dewan APRDI Prihatmo Hari Muljanto saat jumpa pers di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya mengamati tren investasi mikro di masyarakat yang terus bergerak naik.

Menurutnya, minat masyarakat untuk terus berinvestasi ternyata terus bertumbuh.

Faktanya, investasi reksa dana menjadi salah satu yang diminati oleh masyarakat karena dapat dimulai dengan modal yang terjangkau dan risiko yang relatif rendah.

"Dengan inovasi yang mempermudah masyarakat untuk berinvestasi lewat platform digital, seperti Tokopedia, kami berharap investasi mikro seperti reksa dana dapat terus bertumbuh secara sehat," ujar Pihatmo.

Di Tokopedia, produk investasi mikro mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Tokopedia Reksa Dana misalnya, mengalami peningkatan jumlah transaksi serta pengguna di kuartal III 2019.

"Kami menawarkan sederet kemudahan untuk masyarakat dalam berinvestasi lewat Tokopedia. Selain bisa dilakukan hanya lewat telepon genggam kapan pun di mana pun, berinvestasi juga bisa dilakukan dengan harga terjangkau mulai dari Rp10.000 lewat Tokopedia Reksa Dana," kata AVP of Fintech Tokopedia Samuel Sentana.

Baca juga: Tokopedia gelar kampanye tingkatkan literasi keuangan masyarakat
Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019