Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kebakaran di Bidaracina

Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kebakaran di Bidaracina

Korban kebakaran dari kalangan anak-anak menanti proses pendirian tenda pemgungsian di pintu masuk SDN Bidaracina 3 Pagi, Senin petang (21/10/2019). Dilaporkan 183 jiwa warga RW 02 Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. (ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta (ANTARA) -
Kebakaran yang melanda 51 bangunan rumah tinggal di Jalan Otista Raya 2 RW 02, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin sore, tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.
 
"Korban luka maupun jiwa sampai saat ini dilaporkan nihil (tidak ada)," kata Kepala Satpol PP Bidaracina Ady Jolisto di Jakarta, Senin malam.
 
Informasi itu dilaporkan oleh tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) maupun Puskesmas Jatinegara.
 
Namun Ady menyebutkan, sedikitnya tiga warga korban kebakaran mengalami histeris dan pingsan akibat peristiwa terbakarnya rumah tinggal mereka.
 
"Ada tiga yang shock dan histeris. Kita masih data identitasnya dan saat ini sedang ditangani Tim PMI," katanya.

Baca juga: 183 korban kebakaran Bidaracina mengungsi ke halaman sekolah
Baca juga: Warga Bidaracina histeris ketahui rumahnya terbakar
 
Sementara itu data yang dihimpun melalui laporan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menyebutkan, sebanyak 183 jiwa warga Bidaracina kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
 
Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB yang melanda RT 08 sebanyak 27 rumah yang dihuni 40 kepala keluarga, RT 09 sebanyak 21 rumah yang dihuni 35 kepala keluarga dan di RT 12 sebanyak empat rumah yang dihuni satu kepala keluarga.
 
"Penyebabnya maupun kerugian materi masih dalam penyelidikan," kata Kasi Damkar Jaktim, Gatot Sulaeman.
 
Dalam laporannya, Gatot juga tidak mencantumkan adanya korban luka maupun jiwa dalam kebakaran yang berlangsung pukul 15.00 WIB.
Baca juga: 183 warga Bidaracina kehilangan rumah akibat kebakaran
Baca juga: 22 unit mobil damkar bergerak menuju Bidaracina
Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019