1.740 mahasiswa UINAM diwisuda

1.740 mahasiswa UINAM diwisuda

Plt Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb hadir pada wisuda 1.740 mahasiswa UINAM di Makassar, Sulsel, Rabu (25/9/2019). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar)

Makassar (ANTARA) - Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) mewisuda sebanyak 1.740 alumni melalui sidang senat terbuka luar biasa program diploma/sarjana profesi ners, magister dan doktor angkatan ke-84 periode September, tahun 2019/2020.

 Ners adalah salah satu sebutan untuk profesi perawat yang sudah mengikuti pendidikan profesi ners. Pendidikan profesi ners dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan akademik sarjana keperawatan (S.Kep)

Dari delapan fakultas pascasarjana, dan 53 jurusan serta profesi, ribuan mahasiswa UINAM itu diwisuda di Makassar, Sulsel, Rabu.

Rektor UINAM, Prof Hamdan Juhanis menyampaikan selamat dan sukses atas wisuda angkatan 84 mahasiswa UINAM.

"Sebagai rektor baru saya ingin membuat tradisi baru, menjadikan kampus sebagai tempat bertukar pikiran," katanya.

Sejak November 1960 UINAM telah mempunyai 5.479 orang alumni. Jumlah itu dinilai Hamdan sebagai aset yang sangat besar bagi perguruan tinggi itu agar bisa bersinergi antara kampus dan alumni agar lebih diberdayakan.

Bahkan, Hamdan menyebutkan, ribuan alumni tersebut merupakan aset untuk ikut memberi sumbangsih dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung berbagai program - programnya.

Plt Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyambut hangat rencana sinergi tersebut.

"Saya yakin alumni UINAM yang di wisuda hari ini telah cukup bekal Iptek dan Imtaknya yang kelak menjadi bekal di masa yang akan datang," katanya.

Menurutnya, dalam rangka memenangkan persaingan, tidak cukup hanya mengandalkan indeks prestasi namun harus dibarengi dengan pengalaman, dan kemampuan menciptakan jaringan yang dapat diperoleh ketika aktif di berbagai organisasi kampus.

Pada kesempatan itu, Iqbal juga mengajak mahasiswa yang baru saja diwisuda untuk mengubah pola pikir dengan menciptakan lapangan kerja sendiri. Sebab, baginya untuk menjadi sukses bukanlah hal yang mudah, namun perlu proses dan beberapa tahapan.

"Ada beberapa tahapan yang membuat orang bisa sukses. Pertama, tahu tujuan kita. Ke dua, fokus pada tujuan, dan ke tiga optimis bahwa kita bisa meraih tujuan itu," katanya.

Baca juga: Dua dekade jurusan Ekonomi Islam UINAM diwarnai pawai mahasiswa

Baca juga: UIN Makassar bebaskan biaya kuliah penghafal Al Quran

Baca juga: UIN presentasi kunjungan Raja Salman di Malaysia
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019