Jamaah haji Bulungan pulang via darat karena asap ganggu penerbangan

Jamaah haji Bulungan pulang via darat karena asap ganggu penerbangan

Jamaah haji asal Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kembali ke daerah asal dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan bus dan minibus. (Dok Petugas Haji)

Tanjung Selor (ANTARA) - Setelah mendapat kepastian bahwa pesawat Lion Air JT 674 tidak terbang dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan ke Bandara Juwata Tarakan, pada Minggu (5/9) malam jamaah haji asal Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, yang terdiri atas 156 orang memutuskan pulang lewat darat.

Menurut petugas haji dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Bulungan Miftahul Jannah di Tanjung Selor, Senin, mereka pulang menggunakan 14 kendaraan yang terdiri atas tiga bus dan 11 minibus.

Perjalanan dari Kota Balikpapan menuju Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan membutuhkan waktu sekitar 20 jam. Jamaah haji Bulungan diperkirakan tiba di daerah asal pada Senin malam.
 
Bus dan minibus yang mengangkut jamaah haji dari Balikpapan menuju Bulungan, Kalimantan Utara. (Dok. Petugas Haji)


Jamaah haji asal Tarakan dan Bulungan yang terdiri atas 215 orang pada Minggu harus menanti lama di bandara Balikpapan karena pesawat yang akan mereka tumpangi tidak bisa terbang akibat kabut asap.

Mereka berangkat dari Bandara King Abdul Azis di Jeddah, Arab Saudi, menuju Balikpapan sehari sebelumnya.

Baca juga: Pesawat jemaah haji Bulungan tunda keberangkatan karena kabut asap
Pewarta : Iskandar Zulkarnaen
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019