Wakapolda Sumbar minta personel Brimob jaga citra kepolisian di Papua

Wakapolda Sumbar minta personel Brimob jaga citra kepolisian di Papua

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Damisnur memimpin apel pelepasan 250 personel Brimob ke Papua. ANTARA/Mario Sofia Nasution/am.

Padang, (ANTARA) - Wakil Kepala Polda Sumatera Barat Brigjen Damisnur meminta 250 personel Satuan Korps Brimob Polda Sumbar menjaga citra kepolisian selama bertugas membantu pengamanan di Papua.

"Saya ingatkan agar personel bekerja disiplin sesuai standar operasional yang ada, jangan ada yang kelewatan," kata dia, di Padang, Jumat.

Ia mengaku bukan berasal dari Satuan Korps Brigade Mobil, namun dirinya pernah bertugas selama lima tahun di Papua sehingga memiliki pengalaman yang dapat dibagi kepada seluruh personel.

"Setiap personel harus mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan di sana serta membaur dengan masyarakat karena kita semua saudara sebangsa dan setanah air," katanya.

Dia mengatakan bertugas di Papua sejak 1986 hingga 1991. Dirinya pernah ditugaskan di beberapa daerah di Papua, seperti Jayapura, Serui, Nabire, Biak, Sorong, dan Fakfak.

"Ketika itu saya masih berpangkat Inspektur satu (Iptu) hingga bertugas sampai berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Tentu saya mengenali karakter masyarakat di sana terutama kekompakan mereka, pengalaman ini yang akan saya bagi," katanya lagi.
Baca juga: Papua Terkini: Wiranto deteksi ada pihak memprovokasi masyarakat Papua

Ia menekankan agar personel Polda Sumbar mampu menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat serta mengenali panggilan-panggilan yang menyejukkan bagi masyarakat Papua.

"Kalau panggilan baik dan menyejukkan tentu mereka akan merasa dihargai, sehingga komunikasi dapat terjalin dengan baik," katanya pula.

Selama bertugas di Papua, ia mengakui sering bersilaturahmi bersama masyarakat antar suku, desa, dan kelompok.
Baca juga: Papua Terkini - Kapolda Papua jamin keamanan pelaku usaha

Dirinya juga pernah menjabat sebagai kapolsek di wilayah pedalaman di Papua. Saat itu belum ada kendaraan, sehingga dirinya saat itu diangkut dengan helikopter milik kodam menuju lokasi dinas. Sesampai di polsek yang dituju ternyata polsek hanya memiliki 17 anggota.

"Komunikasi belum ada, komunikasi menggunakan HT dengan antena panjang dan itu pun putus-putus," katanya lagi.

Dia juga meminta kepada personel terus berdoa dan meminta restu kepada orang tua sebelum berangkat menjalankan tugas.

"Mari kita sama berdoa dan saya minta seluruh personel yang berangkat kembali pulang dengan utuh tanpa ada kekurangan apa pun," katanya pula.
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019