Suasana haru mewarnai pemulangan SMN asal Sulawesi Tenggara

Suasana haru mewarnai pemulangan SMN asal Sulawesi Tenggara

Suasana haru mewarnai pemulangan SMN 2019 asal Sulawesi Tenggara (babel.antaranews.com/kasmono)

Belitung, Babel (ANTARA) - Suasana haru mewarnai pemulangan peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2019 asal Sulawesi Tenggara di Bandara Internasional H.AS Hanandjoedin Belitung, Jumat pagi

Ada 23 peserta SMN asal Sulawesi Tenggara kembali ke daerah asalnya, setelah berada di Belitung selama tiga hari dalam rangka pengenalan dan pembelajaran terhadap tradisi dan kebudayaan daerah itu.

Pantauan Antara, para peserta saling bersalaman ketika hendak menuju ruang tunggu keberangkatan, termasuk menyalami perwakilan BUMN yang menjadi Pic membuat suasana bertambah haru dan beberapa peserta meneteskan air mata.
Baca juga: Peserta SMN Sulteng-Sumut bertemu di Bandara Kualanamu

Ketua kelas SMN 2019 asal Sultra, Anisya Septia di Tanjung Pandan, Jumat mengaku sangat berkesan selama mengikuti kegiatan SMN 2019, banyak pembelajaran yang bisa dipetik ketika kembali ke daerah asalnya.

"Banyak yang bisa kami pelajari mengenai Kepulauan Bangka Belitung dan akan keindahannya akan kami mepromosikan keindahan ini" katanya.

Sementara itu, peserta lainnya, Safar mengagumi keindahan Pulau Belitung, setelah sebelumnya ia bersama peserta lainnya mengunjungi pantai Tanjung Tinggi lokasi pembuatan film Laskar Pelangi.

"Menurut saya ini adalah pantai terindah yang pernah saya kunjungi dan bebatuannya sangat indah," ujarnya.
Baca juga: Peserta SMN Sulteng ingin menjadi pengusaha muda

23 peserta SMN 2019 asal Sulawesi Tenggara tiba di Tanjung Pandan, Belitung, Selasa (20/8) mereka langsung mengikuti rangakaian kegiatan dengan mengunjungi pantai Tanjung Tinggi, Pulau Lengkuas dan pengenalan tradisi kebudayaan Belitung Timur.

Kemudian, Rabu (21/8) peserta mengunjungi tambang besar unit penambangan timah primer Batu Besi di Damar, Belitung Timur.
Peserta juga mengunjungi replika SD Muhammadiyah dan bertemu langsung dengan ibu Muslimah sosok guru inspiratif dalam novel Laskar Pelangi.

Selanjutnya, Kamis (22/8) peserta SMN 2019 asal Sultra melaksanakan "city tour" atau tur kota dengan mengunjungi lokasi tugu satam, rumah adat panggung Belitung dan kawasan wisata pantai Gusong Bugis.

Panitia SMN Provinsi Kepulauan Babel, Fahriza mengatakan kegiatan SMN 2019 bertujuan menambah pengetahuan dan kecintaan siswa dalam melestarikan budaya.

"Kita berharap peserta SMN Sulawesi Tenggara ini mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Babel khususnya Belitung di daerahnya," katanya.
Baca juga: Peserta SMN disabilitas asal Sulteng suka ayam goreng Medan
Pewarta : Kasmono
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019