Jatiluwih garap aktivitas wisata pertanian dan olahraga untuk tingkatkan ekonomi warga
- 28 Juli 2026 06:12
Sejumlah warga menampilkan atraksi tebuk lesung saat pembukaan Jatiluwih Festival ke-7 di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang digelar pada 20-21 Juni 2026 di objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut mengusung tema Selaras Dengan Alam Terinspirasi Oleh Tradisi dengan menampilkan berbagai atraksi budaya tradisional dan potensi kearifan lokal untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym.
Sejumlah petani memanen padi beras merah saat pembukaan Jatiluwih Festival ke-7 di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang digelar pada 20-21 Juni 2026 di objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut mengusung tema Selaras Dengan Alam Terinspirasi Oleh Tradisi dengan menampilkan berbagai atraksi budaya tradisional dan potensi kearifan lokal untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym.
Sejumlah warga menampilkan tarian penyambutan saat pembukaan Jatiluwih Festival ke-7 di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang digelar pada 20-21 Juni 2026 di objek wisata yang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut mengusung tema Selaras Dengan Alam Terinspirasi Oleh Tradisi dengan menampilkan berbagai atraksi budaya tradisional dan potensi kearifan lokal untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym.